Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dubes Ajak Masyarakat Indonesia Manfaatkan Fasilitas Kesehatan India yang Canggih

📅 Sabtu, 31 Agu 2024, 04:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dubes Ajak Masyarakat Indonesia Manfaatkan Fasilitas Kesehatan India yang Canggih Doc: Antara/Pixabay
Ket. Ilustrasi - Suasana di sekitar India Gate di ibu kota India, New Delhi.

Jakarta - Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty mengajak masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan India, yang disebutnya terkenal sebagai pemimpin dalam sistem kesehatan canggih secara global.

"Kitasemua tahu bahwa obat-obatan di India lebih murah dibandingkan dengan banyak tempat di dunia. Mengapa kita tidak bisa menikmati manfaat ?" kata Dubes Sandeep melalui keterangannya yang diterimadi Jakarta, Jumat.

Ia menuturkan bahwa rumah sakit India diakui secara internasional dan menerima pasien dari berbagai negara.

"Jika kami dapat menyediakan layanan ini, kami bisa menawarkan fasilitas yang lebih terjangkau kepada masyarakat Indonesia. Mengapa tidak?" ujarnya.

Sandeep menyampaikanbahwa India juga dikenal tidak mempertahankan pasien di rumah sakit lebih lama dari yang diperlukan. Ia menyebutkan bahwarata-rata masa tinggal di rumah sakit hanya sekitar 3,1 hari.

Kendati India memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, dirinya mengakui bahwa regulasi menjadi hambatan yang menghalangi dokter dan rumah sakit India untuk beroperasi di Indonesia.

Lebih lanjut,Sandeep menyambut baik penandatanganan kemitraan strategis antara institusi kesehatan terkemuka dari India, yakni Rumah Sakit Artemis, dengan Perkasa Hospital Services Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Presiden Perwakilan Artemis Hospitals Indonesia, Timor-Leste, dan Asia Tenggara, Parveen S. Kapoor menyebutkan bahwakemitraan tersebut dibentuk karena 30 persen pasien Rumah Sakit Artemis berasal dari luar India.

Karena itu, menurutnya, ada peluangbesar untuk berkolaborasi dengan komunitas medis Indonesia.

"Kami berkomitmen memfasilitasi pertukaran pengetahuan, keterampilan, keahlian medis, dan usaha klinis kolaboratif. Tujuan kami adalah memperkuat infrastruktur kesehatan dan sumber daya manusia di Indonesia melalui kolaborasi klinis, bantuan teknis, pelatihan, dan berbagi pengetahuan,"ujarnya.

Seperti yang dikutip dari pernyataan itu, Kapoor menjelaskan bahwa kemitraan sejalan dengan regulasi pemerintah dan undang-undang baru yang bertujuan untuk memperbaiki sistem kesehatan di Indonesia.

Ia mengungkapkan bahwa banyak kasus kompleks dan pasien di Indonesia, yang tidak dapat ditangani secara tepat waktu, sedang dikelola oleh Rumah Sakit Artemis.

"Oleh karena itu, kami berfokus pada transfer teknologi dan kolaborasi klinis dari rumah sakit kami di India ke Indonesia," katanya, menambahkan.

Sementara itu, CEO Perkasa Hospital Services, Septo Adjie Sudiro mengungkapkan bahwa hampir duajuta pasien Indonesia mencari layanan kesehatan di luar negeri dan menghabiskan sekitar 11 miliar dolar AS (Rp170 triliun).

"Rumah sakit luar negeri dikenal dengan diagnosis yang akurat, perawatan fokus, dan standar kualitas tinggi," kata Septo, yang dikutip dalam pernyataan tersebut.

Kemitraan, lanjutnya, juga bertujuan untuk mengurangi pengeluaran kesehatan Indonesia menjadi dua miliar dolar AS (Rp31 triliun) sehingga sisa dana dapat digunakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

44 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.