Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mangkuk Pasir yang Sangat Besar

📅 Jumat, 30 Agu 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Mangkuk Pasir yang Sangat Besar Doc: afp/ Robyn Beck

Titik pertemuan Sungai Los Angeles dan Rio Hondo di Kota South Gate merupakan pusat geologi unik yang disebut dengan Cekungan Los Angeles. Di sini menjadi lokasi endapan pasir, kerikil, dan tanah liat yang luas paling dan dalam.

Faktanya, campuran sedimen di bawah lokasi ini meluas lebih dari 30.000 kaki ke bawah sebelum menghantam batuan padat yang diperkirakan sedalam ukuran tinggi Gunung Everest. Ini merupakan pusat lubang besar berisi pasir yang dindingnya dibentuk oleh Pegunungan San Gabriel, Santa Monica, dan Santa Ana serta Semenanjung Palos Verdes yang dulunya merupakan sebuah pulau.

Ketika gempa bumi terjadi, "mangkuk sedimen" yang sangat besar ini memperkuat gerakan dengan cara yang tidak terduga. Itulah sebabnya satu blok kota dilanda gempa bumi dan blok di sekitarnya terhindar dari kerusakan serius. Peristiwa itu mirip dengan menggoyangkan semangkuk jeli.

Sekitar 15 juta tahun yang lalu, Cekungan Los Angeles berada di bawah air. Saat pegunungan di sekitarnya (termasuk pegunungan San Gabriel dan Santa Monica) bergeser dalam spiral searah jarum jam, kerak di bawahnya meregang dan retak serta melepaskan batuan cair dari bawah.

Kerak tersebut menipis dan "runtuh," membentuk "mangkuk" geologi yang sangat besar. Pasir, kerikil, dan tanah liat dari laut dan sungai purba mengalir ke dalam mangkuk tersebut. Mikroorganisme juga mengalir ke dalam lubang ini, menumpuk tinggi dalam lapisan yang sangat besar. Lapisan-lapisan ini akhirnya menjadi ladang minyak Los Angeles.

Sekitar 5 juta tahun yang lalu, kerak berhenti meregang dan mangkuk tersebut mulai menyusut. Lubang tersebut terisi dan aktivitas seismik mulai mendorong isinya ke atas. Batuan yang dulunya berada di dasar laut dipaksa naik ke permukaan.

Sedimen juga terus mengalir dari pegunungan ke gundukan yang semakin besar ini. Saat naik di atas permukaan laut, tumpukan sedimen ini mulai membentuk apa yang sekarang kita sebut Cekungan Los Angeles. Akibatnya, Los Angeles tidak "jatuh ke laut", seperti yang diyakini banyak orang, tetapi justru naik dari laut. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

26 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.