Dekranasda Kalimantan Barat Libatkan Pemuda Lestarikan Budaya Melalui Wastra
Rabu, 28 Agu 2024, 16:58 WIBPONTIANAK - Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Barat, Windy Prihastari Harisson, menekankan pentingnya peran perajin muda dalam melestarikan dan mempromosikan budaya lokal melalui Wastra.
"Hal ini juga yang disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pusat, ibu Wury Ma'ruf Amin, dalam Rakernas di Jakarta kemarin dan ini menjadi sorotan utama. Ini sangat relevan, mengingat generasi muda diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam upaya melanjutkan dan mengembangkan tradisi budaya yang beragam di Indonesia," kata Windy di Pontianak, Rabu.
Windy Prihastari menyampaikan bahwa di Kalimantan Barat, upaya untuk mengangkat Wastra sebagai simbol budaya terus digalakkan.
"Kami fokus pada promosi Wastra agar semakin dikenal luas. Kerja sama dengan desainer lokal untuk meningkatkan nilai dari Wastra ini juga dilakukan. Hasilnya, para perajin di daerah mulai merasakan dampak positif, seperti peningkatan pesanan," tuturnya.
Selain itu, Ny. Windy juga menjelaskan bahwa Dekranasda Kalbar aktif melibatkan generasi muda melalui berbagai program, salah satunya program kepeloporan pemuda. Dalam program ini, seorang perajin muda dari Kapuas Hulu yang mengembangkan tenun sidan akan bersaing di tingkat nasional.
"Kami berharap perajin muda ini dapat memenangkan kompetisi dan menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya untuk ikut mempromosikan Wastra," katanya.
Windy yang juga menjabatsebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalbar ini menambahkan, peran Dekranas tidak hanya sebagai penggerak, tetapi juga sebagai inspirator bagi para perajin di seluruh nusantara, termasuk Kalbar.
Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi industri kerajinan saat ini, seperti persaingan global dan perkembangan teknologi, namun ia juga melihat peluang besar yang dapat dimanfaatkan.
"Setelah Rakernas ini, Dekranasda Kalimantan Barat berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi kerajinan lokal, terutama dengan melibatkan peran aktif generasi muda dalam pelestarian budaya melalui Wastra, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," kata Windy. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Petugas Mencermati WNA Asal Tiongkok, 4 Ditangkap sebagai Sindikat Penipuan Daring
-
Siapa Sofiane Boufal yang Terpaksa Dicoret Pelatih Maroko di Skuad Piala Dunia 2026?
-
Momentum 28 Tahun Reformasi, Eksponen Aktivis 98 Soroti Pemerataan Kesejahteraan
-
Jerman Meningkatkan Pengadaan Militer untuk Pertempuran Malam Hari
-
Suara Tembakan di Gedung Putih, Trump Sedang di Ruang Oval
-
Harga Emas di Pegadaian Jumat Pagi Kompak Naik
-
Portugal Ditahan Imbang Kongo 1-1, Cristiano Ronaldo Gagal Bawa Selecao Menang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.