Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BKKBN Tekankan Peran Sekolah Dalam Percepatan Penurunan Stunting

📅 Rabu, 28 Agu 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
BKKBN Tekankan Peran Sekolah Dalam Percepatan Penurunan Stunting Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Ilustrasi - Petugas memberikan vitamin A kepada balita di Posyandu Bougenvile, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (7/8/2024).

Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan peran penting sekolah dalam percepatan penurunan stunting dengan mengkampanyekan perubahan perilaku hidup sehat kepada peserta didik, khususnya remaja.

Program Officer Bidang Program dan Kegiatan, Sekretariat Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Pusat BKKBN Muhamad Kodir menerangkan penyampaian pesan kunci yang tepat dan strategis melalui satuan pendidikan terkait pentingnya perubahan perilaku dapat berdampak signifikan pada perbaikan gizi dan pencegahan stunting bagi remaja.

"Oleh karena itu, satuan pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan kapasitas remaja sebagai individu agar dapat mengikuti jenjang pendidikan secara terencana, berkarir dalam pekerjaan serta menikah dengan perencanaan," kata Muhamad Kodir dalam webinar bertajuk Sinergisitas Program Sekolah Siaga Kependudukan dan Gerakan Sekolah Sehat di Jakarta, Selasa.

Beberapa aspek perubahan perilaku yang perlu dikampanyekan sekolah kepada remaja ialah menjaga kesehatan diri sendiri, mempersiapkan diri untuk menjadi anggota keluarga yang mandiri serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga sejak remaja sehingga mereka tidak dalam kondisi stunting ketika berkeluarga.

Adapun salah satu materi kampanye yang dapat dibagikan pihak sekolah ialah pentingnya mengkonsumsi tablet tambah darah (ttd) bagi remaja putri yang sudah mengalami siklus menstruasi sehingga terhindar dari kondisi anemia.

Sebab, kondisi anemia berpengaruh langsung terhadap peluang individu untuk mengalami stunting serta melahirkan bayi yang stunting.

Oleh karena itu, intervensi kampanye perubahan perilaku hidup sehat melalui satuan pendidikan tidak hanya dapat membantu remaja terhindar dari stunting, namun juga seks pranikah, pernikahan dini serta penggunaan narkoba.

Di samping itu, pihaknya pun menambahkan keterlibatan satuan pendidikan dalam penurunan stunting dapat dilakukan melalui penggiatan edukasi mengenai delapan fungsi keluarga serta berbagai kecakapan untuk meningkatkan kualitas hidup remaja di masa mendatang.

Selain intervensi melalui satuan pendidikan formal, ia menerangkan BKKBN telah menginisiasi pembentukan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja sehingga menjadi suatu wadah kegiatan program Generasi Berencana yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja guna memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.