Pemprov Tingkatkan Produktivitas UMKM di Maluku lewat Digitalisasi
📅 Senin, 26 Agu 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Dedy Azis
Ambon - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku berupaya meningkatkan produktivitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lewat digitalisasi sistem, agar dapat menjangkau pasar luas.
"Salah satu upaya meningkatkan kemampuan produksi UMKM lewat digitalisasi adalah memberikan penguatan terhadap akses pasar melalui Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBI-BBWI)," kata Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie dalam keterangan yang diterima di Ambon, Minggu, usai pelaksanaan puncak Gernas BBI-BBWI di Kota Ambon.
Sadali mengatakan peningkatan digitalisasi dapat mendorong peningkatan produktivitas UMKM baik dalam negeri maupun luar negeri, bagi produk-produk lokal, membuka fitur-fitur e-Katalog sekaligus meningkatkan minat, antusias, masyarakat untuk berwisata di Indonesia dan Maluku.
Menurut Sadali bagi UMKM, digitalisasi sistem juga merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat kerja sama dan sinergi, antarpemangku kepentingan, pelaku UMKM, dan destinasi wisata, guna mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku.
"Melalui Gernas BBI, peningkatan digitalisasi sistem bertujuan untuk memajukan ekonomi kreatif dan pariwisata, dengan mengedepankan usaha mikro kecil dan koperasi (UMKK) sebagai pelaku utama, dalam meningkatkan pendapatan serta mendorong masyarakat, pemerintah daerah, untuk mendorong produk lokal Indonesia, sebagai salah satu upaya menggerakkan perekonomian daerah," ujarSadali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gerakan ini, kataSadali, dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan produkdomestik regional bruto (PDRB) dan penyerapan tenaga kerja, serta mengedukasi masyarakat, untuk bangga terhadap produk Indonesia terutama lokal Maluku dan produk yang diproduksi di Indonesia melalui kampanye gernas ini.
"Pola kemitraan dan sinergiantara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dan stakeholder, harus terus dilakukan dalam upaya menjawab berbagai kebutuhan para pelaku industri, salah satunya adalah bagaimana mencintai dan bangga produk dalam negeri, intervensi yang dilakukan dengan memberikan pendampingan dari berbagai kegiatan produktif, dalam meningkatkan pola pikir bagi para pelaku UMKM di Maluku," ujarnya lagi.
Ia mengatakan, PemprovMaluku terus berupaya untuk melakukan pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia, industri yang berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi para pelaku UMKM di Maluku.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Selain mendorong kembali keunggulan rempah-rempah, juga pada gernas kali ini kami mengangkat produk tuna sirip kuning yang telah mendunia sebagai salah satu produk yang dibanggakan, karena telah mampu memenuhi persyaratan pasar global akan produk perikanan berkelanjutan," katanya pula.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Budi Sulistiyoberharap semoga dengan adanya BBIini kesejahteraan masyarakat Maluku akan meningkat.
"Dibawa dengan tema Maluku Mendunia, semoga Maluku semakin sejahtera dan semakin dikenal dengan seni budaya dan kulinernya lewat UMKM," ujarnya pula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!