Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Italia Tambah 3,34 GW Tenaga Surya Baru

📅 Minggu, 25 Agu 2024, 10:05 WIB | Oleh:
Italia Tambah 3,34 GW Tenaga Surya Baru Doc: Istimewa

Asosiasi PV Italia, Italia Solare melaporkan bahwa Italia telah memasang sekitar 3,34 GW kapasitas PV baru dalam enam bulan pertama tahun 2024. Kini, kapasitas PV kumulatif Italia mencapai 33,62 GW pada akhir Juni 2024.

Pada periode yang sama di tahun 2023, negara ini menggunakan sekitar 2,3 GW tenaga surya. Pada tahun 2023, total kapasitas PV baru mencapai 5,23 GW, dibandingkan dengan 2,48 GW pada tahun 2022 dan 0,94 GW pada tahun 2021.

Kapasitas yang baru dipasang pada semester pertama mencakup 29% (985 MW) dari sistem PV residensial di bawah 20 kW dan 35% (1.155 MW) dari sistem komersial dan industri (C&I) antara 20 kW dan 200 kW. Sisanya, 36% (1.201 MW) berasal dari pembangkit skala utilitas yang melebihi 1 MW. Peningkatan ini didorong oleh koneksi dari 17 pembangkit listrik dengan daya lebih besar dari 10 MW, dengan total 540 MW. Fasilitas-fasilitas ini dipasang di Lombardy (18 MW), Lazio (215 MW), Friuli-Venezia Giulia (24 MW), Sisilia (65 MW), Sardinia (177 MW), dan Puglia (38 MW).

"Data ini menunjukkan bagaimana sektor skala utilitas akhirnya berkembang dan otorisasi yang diberikan mulai diterjemahkan ke dalam pembangkit listrik yang dibangun dan terhubung ke jaringan listrik," kata Paolo Rocco Viscontini, presiden Italia Solare, menggarisbawahi bahwa prosesnya selalu sangat panjang, dikutip dari PV Magazine, Senin (19/8).

Terdapat pertumbuhan yang kuat dalam koneksi pembangkit listrik antara 1 MW dan 10 MW, dengan kapasitas meningkat sebesar 122%, dari 297 MW pada paruh pertama tahun 2023 menjadi 661 MW pada enam bulan pertama tahun 2024. Enam wilayah, seperti Lombardy, Lazio, Veneto, Emilia-Romagna, Piedmont, dan Sardinia menyumbang 63% dari kapasitas yang baru dipasang tahun ini.

Enam wilayah telah memasang 63% dari kapasitas yang baru dipasang tahun ini: Lombardy (554 MW), Lazio (426 MW), Veneto (329 MW), Emilia-Romagna (304 MW), Piedmont (257 MW), dan Sardinia (242 MW).

"Di wilayah-wilayah ini, selama enam bulan pertama tahun 2024, 2,11 GW telah tersambung, di antaranya: 24% (515 MW) disebabkan oleh sektor perumahan, 34% (717 MW) disebabkan oleh sektor C&I dan 42% (880 MW) terkait dengan sektor skala utilitas," tutur asosiasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.