Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Komitmen Dorong Kesetaraan Gender

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Komitmen Dorong Kesetaraan Gender Doc: ANTARA/HO-KemenPPPA
Ket. Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agung Putri Astrid saat menghadiri Pra KTT Pemimpin Perempuan ASEAN Ke-3, di Vientiane, Lao PDR.

Jakarta - Pemerintah Indonesia telah menyusun berbagai peraturan guna mendorong penguatan kesetaraan gender dalam isu ekonomi perawatan, baik terkait perlindungan sosial, pekerjaan perawatan, hingga ketenagakerjaan.

"Peraturan terbaru yang telah disahkan oleh Presiden Indonesia adalah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan yang mendorong kesetaraan pengasuhan antara ibu dan ayah," kata Staf Khusus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agung Putri Astrid dalam keterangan, di Jakarta, Kamis.

Hal itu dikatakan Agung Putri Astrid sebagai perwakilan ASEAN Committee in Women (ACW) saat menghadiri Pra KTT Pemimpin Perempuan ASEAN Ke-3, di Vientiane, Lao PDR.

Menurut dia, Undang-undang KIA pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan telah secara komprehensif mencakup berbagai isu terkait ekonomi perawatan.

Undang-undang tersebut mengakui cuti ibu dan ayah, fasilitas menyusui, data nasional yang terintegrasi, dan memberi pemerintah tugas untuk menyelenggarakan kesejahteraan ibu dan anak sepanjang seribu hari pertama kehidupan anak.

Dalam forum tersebut, Agung Putri Astrid pun menceritakan salah satu praktik baik ekonomi perawatan di Surabaya yang dimulai dengan inisiatif peningkatan kesehatan melalui penyediaan sistem data tunggal untuk melacak status kesehatan, menyediakan pendidikan publik gratis dari sekolah dasar hingga sekolah menengah, dan jaminan kesehatan.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya juga mensubsidi perlengkapan sekolah dan seragam.

Dalam upaya pemberdayaan perempuannya, para penjahit perempuan diminta untuk menyiapkan seragam sekolah.

Selain itu, Pemerintah Kota Surabaya mempromosikan ekonomi perawatan dengan menawarkan pekerjaan bagi perempuan, seperti layanan cuci mobil dan binatu, produksi batik, bisnis kuliner, dan pengasuhan bayi.

Kemudian pekerjaan rumah tangga, layanan pengiriman paket, dan petugas pengisian ulang air mineral. Berbagai intervensi kebijakan perawatan tersebut berhasil meningkatkan Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender. Di sisi lain, Indeks Ketimpangan Gender menurun selama periode tiga tahun," kata Agung Putri Astrid.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.