Ukraina Luncurkan Serangan Drone 'Terbesar yang Pernah Ada' ke Moskow
📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev, wakil kepala Dewan Keamanan Rusia, berjanji pada hari Rabu bahwa tidak akan ada pembicaraan antara kedua negara sampai Ukraina benar-benar dikalahkan.
"Obrolan kosong para perantara yang tidak ditunjuk siapa pun tentang perdamaian yang luar biasa sudah berakhir," katanya di Telegram.
"Tidak akan ada lagi negosiasi sampai musuh benar-benar kalah."
Pada hari Rabu, pasukan Ukraina mengatakan, mereka telah menyerang sistem rudal antipesawat S-300 yang berbasis di wilayah Rostov, Rusia selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Militer Ukraina juga mengatakan telah menghancurkan 50 dari 69 pesawat nirawak serang yang diluncurkan Rusia selama serangan semalam. Satu pesawat nirawak telah memasuki Ukraina dari Belarus dan satu lagi telah kembali ke Rusia," katanya.
Pesawat nirawak Ukraina telah menyerang fasilitas penyimpanan minyak di Rostov pada hari Minggu, yang memicu kebakaran besar. Pada hari Rabu, ratusan petugas pemadam kebakaran Rusia masih berjuang melawan kobaran api.
"Apakah ini menandakan perubahan dalam pemikiran strategis Ukraina? "Mereka telah berhasil menargetkan kapasitas industri Rusia untuk berperang," kata Gatopoulos dari Al Jazeera, seraya menambahkan bahwa hasil produksi kilang minyak "turun menjadi hanya sebagian kecil dari sebelumnya".
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan pada hari Rabu bahwa pasukannya telah menguasai permukiman Zhelanne di distrik Pokrovsk, Donetsk, sebagai bagian dari upaya menyeluruh untuk merebut seluruh wilayah Donetsk.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!