Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kekeringan Landa 102 Desa di Sampang

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kekeringan Landa 102 Desa di Sampang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Sampang
Ket. Dokumen pendistribusian bantuan air bersih oleh salah satu perusahaan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Sampang - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang Candra Romadhani menyatakan sebanyak 102 desa di wilayah itu dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini.

"Jumlah desa yang mengalami kekeringan ini berdasarkan hasil pendataan terbaru yang kami lakukan, serta berdasarkan laporan dari masing-masing kepala desa yang terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih," katanya di Sampang, Jawa Timur, Rabu.

Ia menyebutkan, sebanyak 102 desa yang mengalami kekeringan itu, terdiri atas 81 desa mengalami kering kritis, 6 desa mengalami kering langka, dan 15 desa mengalami kering langka terbatas.

Kering kritis terjadi karena pemenuhan air di dusun mencapai 10 liter lebih per orang per hari. Jarak yang ditempuh masyarakat untuk mendapatkan air bersih sejauh 3 kilometer bahkan lebih.

Kering langka terjadi apabila kebutuhan air di dusun itu di bawah 10 liter per orang per hari, dan jarak tempuh dari rumah warga ke sumber mata air terdekat sekitar 0,5 kilometer hingga 3 kilometer.

Sedangkan yang dimaksud dengan kering langka terbatas apabila jarak antara permukiman dan sumber air mencapai kurang dari tiga kilometer.

"Kami telah melaporkan data ini ke Bupati Sampang dan telah berkoordinasi dengan instansi atau dinas terkait untuk penyaluran bantuan," katanya.

Chandra menjelaskan, jumlah desa yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini bertambah dibanding tahun 2023.

Pada 2023 jumlah desa yang mengalami kekeringan sebanyak 92 desa.

"Dengan demikian, desa terdampak kekeringan di Kabupaten Sampang pada musim kemarau kali ini bertambah sebanyak 10 desa," katanya.

Sementara, jumlah desa yang masuk kategori kering kritis pada musim kemarau kali ini tersebar di 10 kecamatan.

Ia menyebutkan 102 desa itu tersebar di Kecamatan Kedungdung sebanyak 15 desa, Sreseh 12 desa, Tambelangan 10 desa, Sokobanah 9 desa,Robatal 9 desa, Sampang 7 desa, Karang Penang 7 desa, Pangarengan 6 desa, Torjun 4 desa, danBanyautes2 desa.

Candra mengatakan, selain berkoordinasi dengan instansi atau dinas terkait di lingkungan Pemkab Sampang, pihaknya juga berkoordinasi dengan sejumlah perusahaan swasta di Kabupaten Sampang.

Menurut dia, koordinasi dengan perusahaan swasta itu agar mereka juga ikut peduli terhadap kondisi bencana kekeringan yang sedang melanda ratusan desa di Kabupaten Sampang tersebut.

"Ini merupakan bagian dari programpentahelixyang kami canangkan. Sebab, penanganan bencana ini tidak bisa hanya dilakukan pemerintah, tetapi juga perlu keterlibatan semua pihak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.