Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kudus Beri Bantuan Untuk Petani Padi Gagal Panen

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 00:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Kudus Beri Bantuan Untuk Petani Padi Gagal Panen Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Tiga petani menunjukkan buku rekening tabungan hasil bantuan dari BNPB karena tanaman padinya puso akibat banjir tahun 2023. Penyerahan berlangsung di pendopo Kabupaten Kudus, Selasa (20/8/2024).

Kudus - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyerahkan bantuan stimulan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk petani yang mengalami gagal panen tanaman padi atau puso akibat banjir pada tahun 2023.

"Total luas lahan tanaman padi yang mengalami puso 3.050,68 hektare dengan jumlah petani terdampak sebanyak 5.527 orang," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Mundiryang ditemui usai penyerahan bantuan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Kudus, Selasa.

Pada tahap awal, kata dia, jumlah petani yang akan menerima bantuan sebanyak 422 petani dengan luas lahan 193,99 hektare dengan jumlah bantuan sebesar Rp1,55 miliar.

Sementara nilai bantuan stimulannya, imbuh dia, sebesar Rp8 juta per hektare. Sedangkan lahan tanaman padi yang puso tersebut tersebar di enam desa dari Kecamatan Kaliwungu dan Mejobo.

Dari Kecamatan Kaliwungu, meliputi Desa Banget terdapat 100 petani, Desa Kedungdowo sebanyak 80 petani, Garungkidul sebanyak 94 petani, Desa Temulus sebanyak 53 petani, Desa Gulang sebanyak 29 petani, dan Desa Payaman sebanyak 67 petani.

Untuk penyerahan bantuan stimulan secara simbolis hari ini (20/8), kata dia, diberikan kepada 100 petani dari Desa Banget dan Temulus. Sedangkan selebihnya diserahkan di kantor BPBD Kudus.

Setelah semua petani menerima buku rekening tabungan, selanjutnya petani dapat menghubungi Bank BNI selaku bank yang ditunjuk untuk menyalurkan bantuan tersebut.

Abdul Jamil, salah satu petani asal Desa Banget yang menerima bantuan mengaku bersyukur karena pemerintah memberikan bantuan, sehingga bisa meringankan beban keluarganya.

Bantuan stimulus yang diterima, kata dia, sebesar Rp3,36 juta karena tanaman padi miliknya yang puso hanya di lahan kurang dari 0,5 hektare.

"Jika tanaman padinya tidak puso akibat banjir pada bulan Januari 2023, maka hasil panennya bisa mencapai 3,5 ton dengan penjualan berkisar Rp15 juta," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.