- Home
-
- Luar Negeri
-
- Banjir di Yaman Memaksa Le...
Banjir di Yaman Memaksa Lebih dari 12 Ribu Keluarga di Marib Mengungsi
Senin, 19 Agu 2024, 00:41 WIBSanaa - Banjir bandang memaksa lebih dari 12.000 keluarga di Marib, Yaman tengah, mengungsi sejak awal Agustus, kata otoritas setempat pada Minggu.
Tujuh sekolah dan tiga rumah sakit juga hancur sementara 15 sekolah lainnya mengalami kerusakan, kata Unit Eksekutif untuk Pengelolaan Kamp Pengungsi dalam sebuah pernyataan.
Menurut pernyataan tersebut, delapan warga sipil yang mengungsi, termasuk empat wanita dan seorang anak, tewas dan 34 orang lainnya terluka akibat banjir itu.
Pekan lalu, otoritas Yaman menyatakan bahwa sekitar 7.000 keluarga terdampak oleh banjir, namun jumlahnya telah meningkat sejak saat itu.
Kepala Bagian Pendanaan dan Kemitraan di Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), Lisa Dutton, mengatakan pada Kamis bahwa jumlah korban tewas akibat banjir di Yaman tahun ini telah mencapai 98 orang, dan 600 orang lainnya terluka.
Infrastruktur Yaman yang kurang memadaimemperburuk dampak banjir dan memperparah kesulitan penduduk yang sudah menghadapi layanan dasar yang rapuh akibat perang saudara yang berlangsung hampir 10 tahun.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siap-Siap Delay, Kuala Lumpur Tutup Wilayah Udara Mulai 26 Agustus
-
Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan pada Jumat Ini
-
Kasus Pembunuhan WNA Korea di Bekasi Terungkap, Eksekutor Dibayar Rp139 Juta
-
Hujan Dini Hari di Musim Kemarau Picu Banjir di Belasan Lokasi Surabaya, Armada Damkar Dikerahkan Sedot Genangan
-
Warga Temanggung Kurang Mampu Bisa Dapat Bantuan Kesehatan Rp2,4 Juta
-
Alwi Farhan Berburu Kejutan saat Menghadapi Shi Yuqi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.