Mengganti Daging Merah Olahan dengan Kacang-kacangan Bantu Turunkan Risiko Demensia
📅 Minggu, 18 Agu 2024, 11:26 WIB | Oleh: Rivaldi Dani RahmadiMegan Hilbert, RDN, seorang ahli diet terdaftar yang berspesialisasi dalam nutrisi kesehatan usus, berafiliasi dengan Top Nutrition Coaching, yang juga terlibat dalam penelitian ini, juga menekankan bahwa selama bertahun-tahun, kita telah mengetahui bahwa mengonsumsi cukup banyak daging merah olahan dalam makanan dapat memiliki implikasi kesehatan yang negatif, seperti peningkatan risiko kanker tertentu, peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke, dan hubungan dengan obesitas.
Namun, ia merasa senang dengan kabar baik bahwa mengganti daging merah dengan kacang-kacangan, polong-polongan, tahu, atau kedelai yang diproses secara minimal (berpotensi membantu) membalikkan risiko tersebut, dan memiliki efek perlindungan saraf (terhadap) gejala penurunan kognitif.
"Temuan ini semakin menegaskan pesan kesehatan masyarakat untuk mengurangi asupan daging olahan secara khusus dan menambahkan lebih banyak protein nabati yang sehat ini ke dalam makanan pasien," Hilbert menyimpulkan.
"Kita tidak harus benar-benar berhenti mengonsumsi daging untuk menjadi sehat, tetapi semakin banyak penelitian yang menunjukkan kepada kita bahwa lebih sedikit lebih baik, terutama dengan daging olahan," tambahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!