Hadapi Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang Siagakan Ratusan Tandon

Minggu, 18 Agu 2024, 20:08 WIB

MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Jawa Timur telah menyiagakan ratusan tandon air sebagai upaya penanganan terhadap potensi terjadinya kekeringan di sejumlah wilayah desa di daerah setempat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Kabupaten Malang, Minggu, menyatakan ratusan tandon itu memiliki daya tampung air 1.200 liter dan 5.500 liter.

"Tandon kapasitas 1.200 liter, yang lipat 60 unit dan sekitar 50 unit tandon bulat, dan empat unit 5.500 liter sifatnya masih disiagakan," kata Sadono.

Sadono menyatakan bahwa tandon 1.200 liter yang berbentuk bulat dan portabel atau lipat tersebut merupakan bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur.

Sedangkan tandon berdaya tampung 5.500 liter merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kalau tahun kemarin kami pakai terpal untuk tandon darurat," ujarnya.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Malang menyebut ada 20 desa di enam wilayah kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan.

Puluhan desa tersebut, yakni Desa Klampok di Kecamatan Singosari, Desa Jabung dan Desa Kemiri di Kecamatan Jabung, Desa Sumberoto di Kecamatan Donomulyo, dan Desa Karangkates di Kecamatan Sumberpucung.

Kemudian, Desa Sumbermanjing Wetan, Desa Sumberagung, Desa Kedungbanteng, Desa Tambakasri, Desa Ringinsari, Desa Argotirto, Desa Sitiarjo, Desa Klepu, Desa Ringinkembar, Desa Tambakrejo, dan Desa Druju di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Selanjutnya, Desa Sumberpetung, Desa Kalipare, Desa Kalirejo, dan Desa Putukrejo di Kecamatan Kalipare. Total di 20 wilayah itu dihuni sebanyak 8.372 kepala keluarga.

Dia menjelaskan bahwa tandon air akan didistribusikan apabila sudah masuk tanggap darurat.

"Distribusi 24 jam, rata-rata satu hari tiga truk tangki air atau 15.000 liter air," tuturnya.

Selain menyiagakan tandon air, BPBD Kabupaten Malang juga akan melakukan reaktivasi posko siaga kedaruratan.

"Mengaktifkan kembali Posko Siaga Bencana Darurat Kekeringan dan Kebakaran Hutan atau lahan di yang ada di BPBD sampai dengan 30 September 2024," kata Sadono.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.