Banjir di Musim Kemarau Landa Kota Surabaya, Pemkot Optimalkan Pompa
Selasa, 23 Jun 2026, 13:25 WIBSURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengoptimalkan sejumlah pompa guna menangani banjir di musim kemarau yang melanda selama dua hari terakhir di sejumlah titik di kota karena telah mengganggu aktivitas masyarakat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Selasa (23/6), mengatakan intensitas hujan tinggi yang turun merata sejak dini hari terjadi di luar pola musim, mengingat saat ini seharusnya Surabaya telah memasuki periode kemarau.
"Untuk mempercepat penanganan, Pemkot Surabaya mengerahkan 21 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) serta sekitar 10 kendaraan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan perangkat daerah terkait," katanya.
Ia mengatakan sejumlah titik di Surabaya sempat terendam banjir akibat hujan deras di antaranya kawasan Pandugo, Penjaringan, Medayu dan di sekitar Rungkut.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan kondisi banjir juga dipengaruhi oleh sejumlah pekerjaan pembangunan dan normalisasi drainase yang sedang berlangsung di berbagai titik kota.
"Pekerjaan tersebut meliputi pengerukan saluran, pemasangan box culvert, hingga perbaikan rumah pompa di sejumlah lokasi seperti Jalan Ahmad Yani, Tanjungsari, Simo, MERR, Imam Bonjol (rumah pompa Dinoyo), hingga Rungkut," katanya.
Dalam proses pengerjaan, sebagian saluran ditutup sementara untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur. Hal ini membuat aliran air tidak dapat berjalan optimal ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi secara tiba-tiba.
Selain curah hujan tinggi, kondisi pasang air laut juga turut memperberat penanganan. Tingginya muka air laut menyebabkan aliran sungai menuju laut terhambat, bahkan dalam beberapa kondisi air yang telah dipompa kembali terdorong ke daratan.
"Sebagai langkah antisipasi, kami memaksimalkan fungsi boezem atau kolam tampungan sementara sebagai penyangga debit air sebelum dialirkan kembali saat kondisi memungkinkan. Sejumlah lahan juga dioptimalkan sebagai tampungan tambahan untuk mengurangi beban saluran utama,â katanya.
Sejumlah titik genangan mulai surut pada pagi hari, meski beberapa lokasi masih dalam proses penanganan, terutama di area yang terdampak kerusakan dinding penahan sungai. Pemkot Surabaya memastikan seluruh tim tetap siaga hingga kondisi kembali normal.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan pada Jumat Ini
-
Anggota DPR: Negara Tidak Boleh Biarkan Kekerasan Jadi Budaya
-
Kemendikdasmen Jamin SPMB Berjalan Terbuka, Transparan, dan Inklusif
-
Komut Pertamina Mochamad Iriawan Tinjau Fasilitas RS IHC Perkebunan Jember Klinik
-
Siap-Siap Delay, Kuala Lumpur Tutup Wilayah Udara Mulai 26 Agustus
-
Quality Time Keluarga Jadi Tren Liburan Sekolah, Industri Es Krim Hadirkan Beragam Pilihan
-
Dari Racikan Tradisional ke Bisnis Modern, Pemkot Cirebon Genjot Usaha Kreatif Berbasis Jamu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.