Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ayo Wujudkan Perdamaian, UNICEF Ingatkan Situasi Mengerikan Bagi Anak di Sudan Karena Perang

📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 03:39 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Wujudkan Perdamaian, UNICEF Ingatkan Situasi Mengerikan Bagi Anak di Sudan Karena Perang Doc: Antara/unicef.org
Ket. ilustrasi kelaparan/anak-anak dan ibu.

Jenewa - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak- Anak (UNICEF) mengingatkan bahwa anak-anak di Sudan menghadapi situasi yang semakin berbahaya akibat kecamuk perang saudaradan krisis iklim. Kondisi iniberpotensi menyebabkan puluhan ribu kematian anak dalam beberapa bulan mendatang.

Juru Bicara UNICEF James Elder, seperti dilaporkan Anadolu pada Jumat, menggambarkan situasi di negeri di mana ia belum lama ini ditugaskan sebagai kritis dan menyoroti bahwa Sudan mengalami pengungsian anak terbesar di dunia.

"Kita berbicara tentang sepuluhribu anak perempuan dan laki-laki yang mengungsi setiap hari," katanya.

Elder menekankan bahwa perang telah berdampak pada lima juta anak selama hampir 500 hari. Anak-anak yang mengungsi sering kali berakhir di kamp-kamp yang kekurangan air minum bersih, persediaan medis, dan sanitasi yang memadai.

Kekurangan pangan yang parah di seluruh negeri dan diperburukoleh pihak-pihak yang bertikai yang sering menghalangi akses ke bantuanmembuat anak-anak terancam dari berbagai sisi, katanya.

"Saya baru-baru ini melihat anak-anak terbunuh saat bermain sepak bola karena penyerangan. Namun, mereka juga diserang penyakit, kelaparan, dan banjir. Ini bencana," ucapnya.

Mengenai dampak perubahan iklim, Elder mencatat bahwa anak-anak di Sudan kini mengalami gelombang panas dua kali lebih banyak daripada yang dialami kakek-nenek mereka 50-60 tahun lalu.

Dia menyerukan dilakukannya lagi perundinganantara tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Elderpun mendesak masyarakat internasional untuk lebih memperhatikan krisis Sudan ini.

Organisasi-organisasi kemanusiaan, termasuk UNICEF, tengah berjuang untuk menjangkau mereka yang membutuhkan karena dana yang tidak mencukupi, hambatan birokrasi, dan serangan yang terus-menerus. Sebanyak 13 wilayah di Sudan berada di ambang kelaparan dan membutuhkan dukungan segera untuk menyelamatkan nyawa.

Selan itu, Elder juga mengkritik kedua pihak yang bertikai di Sudan dan masyarakat internasional atas apa yang disebutnya sebagai contoh berbahaya dari ketidakpedulian global terhadap anak-anak dalam menghadapi penderitaan yang sangat besar.

Meski dalam keadaan yang sangat buruk, dia mencatat adanya semangat persatuan yang luar biasa di antara rakyat Sudan dengan masyarakat saling mendukung dalam menghadapi kesulitan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.