Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Google: Peretas Iran Targetkan Kampanye Trump dan Kamala Harris

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Google: Peretas Iran Targetkan Kampanye Trump dan Kamala Harris Doc: AP/Charles Rex Arbogast
Ket. Foto kombinasi memperlihatkan Wakil Presiden Kamala Harris, kiri, pada 7 Agustus 2024 dan calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump pada 31 Juli 2024.

SAN FRANCISCO - Google pada hari Selasa (13/8) mengkonfirmasi bahwa peretas yang didukung Iran menargetkan kampanye calon presiden AS Kamala Harris dan Donald Trump.

Kelompok peretas yang dikenal sebagai "APT42" yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran mengincar sejumlah individu dan organisasi terkemuka di Israel dan Amerika Serikat, termasuk pejabat pemerintah dan kampanye politik, menurut laporan ancaman yang dirilis Google.

Tim kampanye calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris mengatakan pada hari Selasa, mereka telah menjadi sasaran peretas asing, beberapa hari setelah tim kampanye saingannya Donald Trump menyatakan mereka telah diretas oleh Iran.

"Pada bulan Juli, tim hukum dan keamanan kampanye diberitahu oleh FBI bahwa kami menjadi sasaran operasi pengaruh aktor asing," kata seorang pejabat kampanye Harris kepada AFP.

"Kami memiliki langkah-langkah keamanan siber yang kuat dan tidak mengetahui adanya pelanggaran keamanan sistem kami yang diakibatkan oleh upaya tersebut."

Kelompok analisis ancaman Google terus melihat upaya yang gagal dari APT42 untuk membahayakan akun pribadi individu yang berafiliasi dengan Presiden Joe Biden, Wakil Presiden Harris, dan Trump, kata laporan itu.

Penipuan

Kelompok peretas ini bekerja dengan cara mengumpulkan informasi tentang target dan merancang upaya "phishing" untuk menipu korban agar mengungkapkan informasi log-in untuk akun seperti Gmail.

Contoh yang diberikan dalam laporan tersebut ialah menyamar sebagai lembaga pemikir atau kontak kredibel lainnya untuk memikat korban ke halaman arahan rapat video palsu, dimana log-in diperlukan untuk bisa ikut serta.

Meskipun banyak sekali peralatan teknis yang tersedia di gudang senjata para peretas, beberapa peretas memilih taktik "rekayasa sosial" yang mengelabui orang agar mengklik tautan jebakan atau masuk ke replika halaman web sah yang sebenarnya.

Google mengatakan pihaknya menggagalkan upaya APT42 yang akan meretas kampanye Biden dan Trump pada tahun 2020.

Pada bulan Mei dan Juni tahun ini, target kelompok peretas Iran termasuk belasan akun email pribadi orang-orang yang berafiliasi dengan Biden atau Trump, dan Google memblokir sejumlah upaya APT42 yang akan masuk ke akun mereka, menurut laporan tersebut.

Google juga melaporkan kelompok tersebut masuk ke akun Gmail pribadi seorang konsultan politik yang berpengaruh.

"APT42 adalah aktor ancaman yang canggih dan gigih dan mereka tidak menunjukkan tanda-tanda akan menghentikan upayanya untuk menargetkan pengguna dan menerapkan taktik baru," kata Google.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.