Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taman Soedjana Kassan di Kebun Raya Bogor diresmikan usai revitalisasi

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 15:57 WIB | Oleh:
Taman Soedjana Kassan di Kebun Raya Bogor diresmikan usai revitalisasi Doc: ANTARA/Shabrina Zakaria
Ket. Peresmian Taman Soedjana Kassan di Kebun Raya Bogor, Rabu (14/8).

Kota Bogor -- Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, menggandeng Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) merevitalisasi Taman Soedjana Kassan, untuk menjaga konservasi alam sekaligus meningkatkan sisi wisata edukasi dan pelayanan kepada pengunjung.

Taman Soedjana Kassan merupakan salah satu taman non-koleksi di Kebun Raya Bogor yang dibangun pada 18 Mei 1985 sebagai penghargaan terhadap Soedjana Kassan, salah seorang kurator di Kebun Raya Bogor pada tahun 1949-1959, yang kemudian menjadi orang Indonesia pertama sebagai Direktur Kebun Raya Bogor (1959-1969).

Selain terdapat monumen patung Soedjana Kassan, taman ini dihiasi ornamen taman yang ditata dalam satu relief besar berbentuk replika burung Garuda Pancasila, yang terletak di tengah taman.

Direktur KebunRaya.id Marga Anggrianto di Kota Bogor, Rabu, mengatakan revitalisasi taman ini dilakukan pada infrastrukturnya, dengan dibuat jadi lebih menariksebagai langkah strategis untuk meningkatkan sisi edukasi wisata serta pelayanan terhadap pengunjung

"Karena ini taman non-koleksi, kami ubah menjadi lebih berwarna,sehingga layanan publik Kebun Raya bisa meningkat dan kami harapkan pesan edukasi dan lingkungan bisa diterima pengunjung umum," katanya.

DirekturKomunikasi Djarum Foundation Mutiara Diah Asmara merasa bangga bisa turut berperan dalam melakukan pelestarian di area Kebun Raya Bogor yang memiliki koleksi flora yang begitu kaya, khususnya di Taman Soedjana Kassan

Ia menjelaskanrevitalisasi ini merupakan bentuk kepedulian BLDF terhadap pentingnya menjaga area hijau, serta menjadikan taman sebagai sebuah sarana edukasi bagi masyarakat luas.

"Ini diharapkan jadi taman edukasi dan interaksi. Jadi wisata taman atau eduwisata itu harusnya bisa digunakan semua masyarakat, terutama generasi muda," kata Mutiara.

Sekretaris Deputi Infrastruktur Riset dan Inovasi Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Chichi Shintia Laksani berharap konten edukasi di Kebun Raya jadi cukup banyak.

Taman yang terletak di dalam kawasan Kebun Raya Bogor yang berdekatan dengan Taman Sempur Kota Bogor ini memiliki pemandangan lanskap berbagai tanaman, antara lain Aerva Merah (Aerpa sp), Legistrum Kuning (Ligustrum sinense sunshine), Rombusa Mini (Tabernaemontana corymbosa dwarf), Rombusa Putih (Tabernaemontana spvariegata), Serut Merah (Loropetalum lanceum), Kucai Mini (Ophiopogon sp), Pandan Kuning (Pandanus pygmaeus), dan Teh-tehan variegata (Acalypha siamensis).

"Jadi kami berharap memang dengan hadirnya Kebun Raya di tengah kota dapat meningkatkan pengetahuan danawarenessdari teman-teman muda terhadap kelestarian lingkungan, tanaman, dan tanaman langka yang kita upayakan konservasi agar tetap ada," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.