Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rumah di Jakarta Perlu Memiliki APAR untuk Cegah Kebakaran

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 22:15 WIB | Oleh:
Rumah di Jakarta Perlu Memiliki APAR untuk Cegah Kebakaran Doc: antara

Legislator DPRD DKI Jakarta meminta agar setiap rumah di DKI Jakarta terutama yang berlokasi di permukiman padat untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) dengan tujuan ketika terjadi kebakaran bisa ditanggulangi agar tidak sampai meluas.

"Kalau semua warga memiliki APAR, maka tentu kebakaran besar itu bisa dicegah," kata Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, seharusnya setiap rumah di Jakarta memiliki APAR untuk meminimalkan risiko kebakaran yang sering melanda di Jakarta, apalagi pemukimannya padat sehingga ketika terjadi kebakaran maka cepat menjalar.

Anggota Komisi A lainnya Nasrullah juga menyatakan hal yang senada karena APAR merupakan upaya penyelamatan tahap awal dan berfungsi meminimalkan dampak kebakaran.

"APAR penting, agar ketika terjadi kebakaran, api tak meluas," katanya.

Legislator juga meminta Pemprov DKI untuk membuat Instruksi Gubernur (Ingub) ataupun keputusan gubernur (Kepgub) agar setiap rumah atau pertokoan diwajibkan memiliki APAR mandiri.

"Harus ada imbauan atau keputusan dari Gubernur agar setiap pembangunan rumah baru atau pertokoan, harus punya APAR. Misal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu sebelum memberikan izin membangun, harus ada perjanjian memiliki APAR," ujarnya.

Nasrullah menyatakan bahwa itu semua tentu dalam jangka panjang, untuk jangka pendek, ia meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) menyediakan APAR di setiap Rukun Tetangga (RT).

"Program APAR di setiap rumah kan itu jangka panjang, untuk sekarang kita minta Dinas Gulkarmat minimal ada APAR di setiap RT," tuturnya.

Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 126 personel untuk memadamkan api di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa sekitar pukul 02.30 WIB dini hari.

Kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Remaja, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan berhasil dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran (damkar) menjebol pagar pembatas komplek pertokoan.

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan menduga penyebab kebakaran berasal dari korsleting saat pengisian daya ponsel salah satu rumah warga.

Kebakaran permukiman tersebut juga menyebabkan 3.332 dari 1.172 KK terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.