Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sidang Kabinet Paripurna Bahas Transisi Pemerintahan

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sidang Kabinet Paripurna Bahas Transisi Pemerintahan Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Presiden Joko Widodo memimpin sidang paripurna perdana bersama para menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Senin (12/8).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sidang kabinet paripurna pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (12/8) membahas soal kelanjutan IKN hingga transisi pemerintahan.

"Ya, yang pertama kita akan menjelaskan kembali mengenai IKN, yang kedua yang berkaitan dengan PMI (purchasing managers' index)," ucap Presiden di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin.

Selain itu, sebut Presiden, sidang kabinet paripurna di IKN juga akan membahas mengenai transisi pemerintahan. "Yang ketiga masalah yang lain-lain yang memang untuk keberlanjutan, transisi yang harus disiapkan oleh semua kementerian. Itu saja kira-kira," ucap Presiden.

Selain agenda sidang kabinet paripurna, Presiden mengungkapkan bahwa dia juga akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) sejumlah infrastruktur di IKN.

Kepala negara mengatakan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin juga melakukan groundbreaking Istana Wapres di IKN. "Ada groundbreaking beberapa dari investor, termasuk juga Istana Wapres akan di-groundbreaking oleh Pak Wapres," kata Presiden.

Diketahui, Presiden Jokowi akan kembali berkantor di IKN dalam beberapa hari ke depan untuk melakukan sidang kabinet paripurna pertama dan groundbreaking sejumlah infrastruktur pendukung.

"Presiden akan kembali berkantor di IKN selama beberapa hari ke depan. Presiden diagendakan untuk melakukan sidang kabinet paripurna pertama di IKN dan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) sejumlah infrastruktur pendukung di IKN," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/8).

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas menyatakan pemerintah memutuskan untuk memindahkan lokasi kerja seluruh pemangku jabatan menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) yang kini berdomisili kerja di Jakarta menuju ke IKN.

""Kami mendapatkan tugas bagaimana pemindahan ASN. Awalnya adalah menteri dulu yang pindah dan ada menteri yang masih stay di Jakarta. Tapi kemudian diputuskan seluruh Kementerian pindah ke IKN, seluruh kementerian," kata Azwar Anas.

Seluruh menteri yang akan dipindahkan ke IKN, kata Azwar Anas, berikut dengan sebagian pemangku jabatan deputi yang terkait langsung dengan fungsi-fungsi pemerintahan. "Jadi belum seluruh deputi dan belum seluruh asisten deputi pindah ke IKN," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Para Kader Posyandu Tangera...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.