Menteri ESDM Pastikan Pemerintah Kawal Proyek RDMP Balikpapan
📅 Selasa, 13 Agu 2024, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian ESDM
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif memastikan komitmen pemerintah dalam mengawal tuntas proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan kilang minyak di Indonesia.
"Pemerintah komitmen dalam mengawal kelancaran pelaksanaan proyek ini (Proyek Refinery Development Master Plan/RDMP Balikpapan, Red)," kata Menteri ESDM dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Arifin menyampaikan, proyek RDMP Balikpapan terus menunjukkan kemajuan signifikan sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kualitas pengolahan kilang minyak di Indonesia.
Menteri ESDM melakukan kunjungan langsung ke proyek tersebut di Balikpapan, Kaltim, untuk menyaksikan sejumlah unit produksi yang telah berhasil diselesaikan, termasuk unit Crude DistillationUnit (CDU) IV.
"CDU IV kini telah beroperasi normal, penyelesaian unit ini menjadikan Kilang Balikpapan sebagai kilang dengan kapasitas produksi terbesar yang dimiliki Pertamina saat ini," ujarnya.
Arifin juga mengarahkan agar seluruh tim yang terlibat dalam proyek itu selalu melakukan evaluasi dan mendukung kerja tim (teamwork) agar proyek dapat berjalan dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurutnya, komunikasi harus tetap terjaga dengan baik, dan setiap risiko yang mungkin terjadi harus diantisipasi dengan langkah-langkah yang tepat.
"Kalau seandainya berlarut-larut, harus diantisipasi apa langkah selanjutnya yang harus dilakukan, tentu saja semuanya harus memberikan masukan," ujar Arifin, di Balikpapan, Minggu (11/8).
Proyek RDMP Balikpapan memiliki nilai investasi mencapai 7,4 miliar dolar AS. Dari total tersebut, 4,3 miliar dolar AS berasal dari ekuitas, sedangkan 3,1 miliar dolar AS diperoleh melalui pinjaman yang didukung oleh Export Credit Agency (ECA).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Investasi itu mencerminkan besarnya skala proyek serta pentingnya peran proyek ini dalam mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya pula.
Salah satu tujuan utama dari proyek RDMP ini adalah meningkatkan kapasitas pengolahan kilang dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.
Peningkatan kapasitas ini tidak hanya akan menambah produksi BBM nasional, tetapi juga meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Dengan teknologi baru yang diterapkan, Kilang Balikpapan kini mampu memproduksi bahan bakar dengan standar Euro 5.
Dalam arahannya, Arifin menekankan pentingnya mengantisipasi setiap kesulitan yang mungkin dihadapi ke depan.
"Kami mengevaluasi,meng-highlight hal-hal krusial apa yang harus kami hadapi ke depan. Kesulitannya apa, kemampuan kita apa, bagaimana kita bisa mengatasinya, sehingga target bisa diselesaikan sebaik-baiknya," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa perlu ada perhitungan yang matang terkait cost expenditure yang dibutuhkan, agar proyek dapat selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!