Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Pendarahan Ibu Saat Melahirkan dengan Edukasi Bidan

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 20:48 WIB | Oleh:

"Bidan perlu mendapatkan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menangani berbagai kasus kebidanan. Selain kolaborasi dengan ahli medis, dukungan pelatihan dan teknologi kesehatan terbaru juga mendukung para bidan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat," ungkapnya.

Spesialis Kesehatan Seksual dan Reproduksi UNFPA dr. Sandeep Nanwani, pihaknya telah meluncurkan rangkaian kegiatan edukasi untuk meningkatkan kapasitas para bidan di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali bidan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk memberi pelayanan berkualitas, komprehensif, dan berpusat pada pasien.

"Dengan demikian, bidan tidak hanya berperan sebagai tenaga kesehatan, tetapi juga sebagai sosok yang dipercaya dan diandalkan oleh masyarakat," ujarnya.

Direktur Sains Medis Danone Indonesia Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, menjelaskan Danone Indonesia telah melakukan 84 penelitian mengenai berbagai isu kesehatan ibu dan anak, termasuk anemia, stunting, dan malnutrisi. Penelitian-penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi yang efektif dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk isu perdarahan pasca persalinan yang dialami oleh Ibu.

Selain itu,screeninganemia merupakan kunci untuk mengurangi prevalensi anemia, terutama bagi ibu hamil untuk mencegah risiko perdarahan pasca persalinan. Langkahnya meliputi inspeksi fisik dan melihat kecukupan gizi.

"Karena ketika terjadi anemia defisiensi zat besi, maka ibu juga mengalami defisiensi zat gizi mikro yang lain sehingga bisa mengganggu asupan nutrisi ke si Kecil. Hal-hal seperti inilah yang tentu penting untuk terus diedukasi oleh para Bidan, agar para Ibu bisa memahami pentingnya pencegahan dan risiko anemia," paparnya.

Danone Indonesia kada dr. Ray juga aktif melakukan kolaborasi dengan organisasi profesi tenaga kesehatan, terutama dalam memberi edukasi kepada para tenaga kesehatan, termasuk tentang pentingnya screening anemia. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.