Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Prakirakan Cuaca Cerah Berawan di Labuan Bajo Selama Sepekan

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 17:32 WIB | Oleh:
BMKG Prakirakan Cuaca Cerah Berawan di Labuan Bajo Selama Sepekan Doc: (ANTARA/Gecio Viana)
Ket. Pemandangan Kota Labuan Bajo dari Puncak Waringin Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi cerah berawan hingga berawan sebagian."Cuaca untuk sepekan ke depan belum mengalami perubahan signifikan dari kondisi cuaca beberapa hari terakhir ini," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Maria Patricia Christin Seran dihubungi di Labuan Bajo, SelasaIa menjelaskan cuaca cerah berawan hingga berawan sebagian di Labuan Bajo dan sekitarnya, karena saat ini masih berada pada periode musim kemarau, dimana angin Monsun Australia akan lebih dominan di musim ini."Angin dari Australia ini bertiup dari Timur dan Tenggara dan sifatnya lebih kering," ungkapnya.

Ia menambahkan angin masih bertiup dari arah Timur Laut dan Tenggara dengan kecepatan rata-rata berkisar 5-15 knot atau sekitar 10-30 km/jam.

Sementara itu, terkait tinggi gelombang di perairan sekitar Manggarai Barat, yaitu di wilayah perairan Selat Sape bagian Utara, masih dalam kategori rendah, yaitu berkisar 0.2-1.25 meter.

"Di wilayah perairan Selat Sape bagian Selatan masih dalam kategori tinggi gelombang sedang, yaitu berkisar 1.25-2.5 meter," katanya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati selama musim kemarau yang disertai angin kencang dan suhu panas.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, lanjut dia, adalah bahaya kebakaran.

Ia meminta warga untuk menghindari membakar sampah tanpa pengawasan dan jangan membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan.

"Karena angin kencang yang kering ini dapat dengan mudah menyebarkan api dan menyebabkan kebakaran yang tidak terkendali," ujarnya.

Selama musim kemarau, ia meminta warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menggunakan tabir surya atau sunscreenguna melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Suhu panas dan paparan sinar ultraviolet (UV) yang tinggi dinilai dapat berisiko bagi kesehatan kulit.

"Jaga kesehatan, pastikan tetap terhidrasi dengan tercukupi cairan dalam tubuh dan menghindari paparan langsung sinar matahari terlalu lama, terutama saat siang hari ketika suhu mencapai puncaknya," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pembangunan monumen galodo Sumatera Barat

47 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pembangunan monumen galodo ...
Ekonomi
Komoditas ekonomi kreatif n...
Megapolitan
Bazar urban farming Jakarta...
Daerah
Lomba barista pelajar di Ko...
Luar Negeri
Gempa di Gunung Fuji, Sepul...
Daerah
Pemanfaatan air tanah untuk...
Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

Malam Puncak HUT Jakarta 2026: Cek Rekayasa Lalu Lintas dan Pengalihan Arus Bundaran HI

26 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.