Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Desain Istana Garuda di IKN Bermakna Memeluk untuk Melindungi

📅 Senin, 12 Agu 2024, 00:09 WIB | Oleh:
Desain Istana Garuda di IKN Bermakna Memeluk untuk Melindungi Doc: AFP
Ket. Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN)

JAKARTA - Perancang Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN),Nyoman Nuarta, mengungkapkan makna dari desain Istana ini yang tampak memeluk, mengandung filosofi untuk melindungi bangsa Indonesia.

Nyoman yang dihubungi di Jakarta, Sabtu (10/8), tak menampik bahwa desain Istana Garuda yang tampak memeluk menggambarkan makna bahwa Burung Garuda sebagai Lambang Negara sedang melindungi bangsa Indonesia.

"Kalau Garudangedongak, sombong dong. Terserahlah, itu image orang. Saya membuat sayapnya itu memeluk seperti melindungi," kata Nyoman.

Seperti dikutip dari Antara, Nyoman yang juga pernah membangun Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali, menekankan lokasi Istana Garuda di IKN dibangun di atas bukit.

Ia menegaskan dirinya tidak mengizinkan pembongkaran bukit tersebut untuk menjaga keaslian alam. "Kan itu di bukit tuh. Tadinya memang di bukit. Itu saya nggak bongkar. Saya nggak memperbolehkan untuk membongkar bukitnya," ujarnya lagi.

Tinggi Istana Garuda di IKN, kataNyoman, mencapai 44 meter dari jalan dan 88 meter dari permukaan laut. Secara keseluruhan, ketinggian dari Istana ini mencapai 70 meter dari puncak bangunan Garuda.

"Tingginya kurang lebih dari jalan itu 44 meter, tapi dari permukaan laut itu 88 meter. Ditambah ketinggian 70 meter dari Garuda itu," katanya pula.

Suasana Asri

Desain lingkungan sekitar Istana juga diperhatikan dengan cermat. Nyoman mengungkapkan tebing di sekitar Istana akan ditanami berbagai tanaman untuk menciptakan suasana asri dan sejuk.

Selain itu, ruang tunggu di dalam Istana juga dirancang dengan konsep yang tidak biasa. Nyoman menyebut ruang tunggu tersebut akan terasa melayang karena posisinya berada di antara tebing setinggi 30 meter dan langit-langit setinggi 30 meter.

"Jadi ruang tunggunya kita nggak biasa. Jadi dia seperti melayang, tebingnya 30 meter, langit-langitnya 30 meter. Jadi, tamu-tamu di dalam tanpa pakai AC, karena nanti angin itu keluar masuk melalui celah-celah sayap itu," ujarnya pula.

Nyoman juga menekankan ruang tunggu tersebut tidak memerlukan AC, karena angin akan mengalir masuk melalui celah-celah sayap Garuda, menciptakan sirkulasi udara alami yang sejuk.

"Jadi nyaman karena panas bisa drop drastis. Misalnya di luar 35 derajatCelsius, di dalam itu bisa 24 derajatCelsius. Jadi (bisa) turun banget panasnya," kata Nyoman.

Nyoman dengan tegas menyatakan desain Istana Garuda sepenuhnya merupakan hasil kreasi orisinalnya, tanpa meniru satu pun bangunan di seluruh dunia. Karya yang tak memiliki kesamaan bagi dia merupakan suatu harga diri bangsa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.