Tim Kampanye Trump Mengaku Diserang Peretas Iran
📅 Minggu, 11 Agu 2024, 10:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ET/AFP
WASHINGTON - Tim kampanye Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu (10/8), akunnya telah diretas, dan menyalahkan "sumber asing" karena menyebarkan komunikasi internal dan berkas tentang calon wakil presidennya, JD Vance.
Tim kampanye Trump menyiratkan Iran berada di balik langkah tersebut karena media berita Politico melaporkan telah menerima email berisi materi kampanye dari sumber yang menolak menyebutkan identitasnya.
"Dokumen-dokumen ini diperoleh secara ilegal dari sumber-sumber asing yang memusuhi Amerika Serikat, dengan tujuan untuk mencampuri pemilu 2024 dan menimbulkan kekacauan dalam proses Demokratik kami," kata juru bicara kampanye Trump, Steven Cheung, dalam sebuah pernyataan.
Cheung mengutip laporan dari Microsoft minggu ini yang mengatakan bahwa peretas Iran "mengirim email spear phishing pada bulan Juni kepada pejabat tinggi dalam kampanye presiden."
Materi yang diterima Politico mencakup penelitian tentang pemeriksaan Vance, pilihan wakil presiden Trump.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahun 2016, peretasan email Komite Nasional Demokrat -- dimana Russia disalahkan -- mengungkap komunikasi internal partai, termasuk tentang kandidat Hillary Clinton.
Trump, yang kemudian memenangkan pemilu, dikritik karena mendorong peretasan tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!