Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pj. Wali Kota Malang dan Pj. Bupati Magetan Diminta Prioritaskan Penanganan Kemiskinan, Stunting dan Pengangguran

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 12:24 WIB | Oleh:
Pj. Wali Kota Malang dan Pj. Bupati Magetan Diminta Prioritaskan Penanganan Kemiskinan, Stunting dan Pengangguran Doc: Koran Jakarta / Selocahyo
Ket. Pelantikan ini merupakan keputusan dari pemerintah pusat dikarenakan pejabat sebelumnya mengundurkan diri dan maju mencalonkan diri mengikuti Pemilukada.

SURABAYA - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melantik Iwan Kurniawan sebagai Pj. Wali Kota Malang dan Nizhamul sebagai Pj. Bupati Magetan di Surabaya, Sabtu (10/8) malam.

Pada kesempatan tersebut, Adhy menjelaskan, terdapat beberapa pekerjaan rumah yang harus diperhatikan salah satunya terkait isu prioritas antara lain penanganan kemiskinan, persoalan stunting, pengangguran, inflasi dan pelayanan publik.

"Kita mengetahui meskipun angka kemiskinan di Jatim berada pada 9,79 persen per Maret 2024, namun komitmen untuk menurunkan kemiskinan harus terus dilakukan di seluruh daerah," jelasnya.

"Sama halnya dengan penurunan stunting menjadi komitmen bersama agar penurunan stunting bisa mencapai 14 persen sesuai dengan target dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Adhy meyakini kedua penjabat bisa memahami kondisi di daerah. Terutama bagaimana sulitnya mengelola permasalahan dengan anggaran yang terbatas di daerah.

"Saya yakin kedua penjabat ini bisa cepat menyesuaikan diri dalam bertugas karena memiliki pengalaman dan dua duanya seorang perencana di pemerintah pusat," ungkapnya.

Menurut Adhy, para penjabat baru ini sosok yang memiliki pengalaman dalam menjalankan pemerintahan, tak hanya itu keduanya juga sangat rigid dan handal dalam perencanaan.

Hal itu terbukti dimana Nizhamul pernah menjadi Pj. Bupati Batubara sekaligus menjabat sebagai Kabiro Perencanaan dan Organisasi Sekretariat Kemenkopolhukam RI.

Pun begitu dengan sosok Pj. Walikota Malang Iwan Setiawan yang sebelumnya pernah menjadi Pj. Bupati Lebak Banten. Iwan diketahui juga merupakan Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Kemendagri RI.

Pelantikan keduanya dilakukan berdasarkan SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-3329 Tahun 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan Penjabat Walikota Malang dan SK Mendagri Nomor 100.2.3 - 3309 Tahun 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan Penjabat Bupati Magetan.

Adhy menyebut, pelantikan itu merupakan keputusan dari pemerintah pusat dikarenakan Penjabat sebelumnya mengundurkan diri dan maju mencalonkan diri mengikuti Pemilukada.

"Secara aturan meskipun menyisakan 5-6 bulan menjabat ketika maju ikut Pilkada harus diganti oleh Penjabat lain dan tidak boleh ada jeda atau kekosongan kepemimpinan," sebutnya.


Pj. Gubernur Adhy mengatakan, Pj. Walikota Malang dan Pj. Bupati Magetan
Pj. Gubernur Adhy menjelaskan, terdapat beberapa pekerjaan rumah yang harus diperhatikan salah satunya terkait isu prioritas antara lain penanganan kemiskinan, persoalan stunting, pengangguran, inflasi dan pelayanan publik.

"Kita mengetahui meskipun angka kemiskinan di Jatim berada pada 9,79 persen per Maret 2024, namun komitmen untuk menurunkan kemiskinan harus terus dilakukan di seluruh daerah," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.