Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OIKN: Pemindahan ASN ke IKN Kemungkinan Dilakukan Akhir September 2024

📅 Sabtu, 10 Agu 2024, 00:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
OIKN: Pemindahan ASN ke IKN Kemungkinan Dilakukan Akhir September 2024 Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Rumah susun ASN 1 IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Penajam Paser Utara - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) sekaligus Plt Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Raja Juli Antoni mengungkapkan pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur kemungkinan akan dilakukan pada akhir September 2024.

"Jadwalnya akhir September saya dengar, karena amanah untuk pemindahan aparatur sipil negara (ASN) itu diberikan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Setahu saya, masing-masing biro kepegawaian dan biro umum sudah pernah dikumpulkan dan sudah pernah setor nama. Nanti coba ditanyakan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," ujar Raja Juli Antoni di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Jumat.

Dia mengatakan bahwa sebanyak 12 tower rumah susun (Rusun) ASN siap untuk dimanfaatkan oleh para ASN yang akan dipindahkan ke IKN.

"Untuk itu semua sudah siap, sudah ada 12 tower yang jadi," katanya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan membangun rusun ASN di IKN dengan total keseluruhan 47 menara atau tower rusun untuk mendukung pemindahan ASN secara bertahap mulai 2024.

Secara keseluruhan dari 47 menara rusun ASN-Hankam memiliki total 2.820 unit dengan tipe 98 m2 untuk tiap unitnya. Pembangunan rusun terdiri atas 31 rusun untuk ASN dengan jumlah 1.860 unit.

Kemudian Rusun Hankam terdiri atas 7 rusun untuk personel Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) serta 9 rusun untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dengan total 960 unit.

Masing-masing tower setinggi 12 lantai, terdiri atas lantai 1 dan 2 dimanfaatkan untuk podium fasilitas sosial/fasilitas umum (fitness, public space,dsb), sedangkan 10 lantai sisanya untuk hunian. Setiap unitnya disiapkan tiga kamar tidur.

Rencananya Rusun Hunian ASN tersebut akan dipergunakan terlebih dahulu sebagai tempat akomodasi menginap bagi para petugas upacara HUT Kemerdekaan RI di IKN. Lokasi 12 tower Rusun Hunian ASN-Hankam tersebut berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Rusun ASN merupakan hunian tempat tinggal untuk para ASN dan personel Pertahanan Keamanan (Hankam) yang nantinya bertugas di IKN Nusantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.