WHO: Olimpiade Paris Mencatat Lebih dari 40 Kasus Covid-19

Kamis, 08 Agu 2024, 00:00 WIB

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO), pada hari Rabu (6/8), mengatakan lebih dari 40 atlet di Olimpiade Paris 2024 dinyatakan positif Covid-19, menyoroti peningkatan kasus global baru.

Dikutip dari The Straits Times, menurut WHO, virus di balik pandemi Covid-19 masih beredar dan negara-negara perlu mempertajam sistem respons mereka.

Ket. Foto: Perenang Inggris, Adam Peaty, dinyatakan positif Covid-19, sehari setelah meraih medali perak pada nomor gaya dada 100 meter saat ia merasa tidak enak badan. — Sumber: ISTIMEWA

Beberapa atlet menderita Covid-19 di Olimpiade Paris. Perenang Inggris, Adam Peaty, menurut timnya, dinyatakan positif sehari setelah memenangkan medali perak pada gaya dada 100 meter saat ia merasa tidak enak badan. Harapan medali Australia, Lani Pallister mengundurkan diri dari gaya bebas 1.500 meter putri setelah jatuh sakit.

"Data dari 84 negara menunjukkan persentase tes positif untuk Sars-CoV-2, virus yang menyebabkan penyakit Covid-19 telah meningkat selama beberapa minggu," kata Maria Van Kerkhove, Direktur Kesiapsiagaan dan Pencegahan Epidemi dan Pandemi WHO.

Awasi Air Limbah

Maria Van Kerkhove dalam jumpa pers mengatakan lebih jauh lagi, pengawasan air limbah yang cenderung memberikan indikasi dua hingga tiga minggu sebelumnya mengenai jumlah kasus, menunjukkan sirkulasi Sars-CoV-2 dua hingga 20 kali lebih tinggi daripada yang saat ini dilaporkan.

"Hal ini penting karena virus ini terus berevolusi dan berubah, yang membuat kita semua berisiko tertular virus yang lebih parah yang dapat luput dari deteksi dan/atau intervensi medis kita, termasuk vaksinasi."

Van Kerkhove mengatakan sirkulasi tinggi ini tidak lazim terjadi pada virus pernapasan yang cenderung meningkat sirkulasinya di bulan-bulan dingin.

"Namun, dalam beberapa bulan terakhir, terlepas dari musimnya, banyak negara mengalami lonjakan Covid-19, termasuk di Olimpiade saat ini, di mana setidaknya 40 atlet dinyatakan positif," katanya.

Tidak mengherankan melihat atlet terinfeksi, karena seperti yang dikatakan sebelumnya, virus ini beredar cukup luas di negara lain.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.