Pemkab Barito Kuala Dorong Hilirisasi Nanas sebagai Komoditas Unggulan
Minggu, 05 Apr 2026, 20:01 WIBPemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan melakukan hilirisasi produk hortikultura untuk nanas yang menjadi komoditas buah unggulan di daerah itu.
"Kami terus mendorong para pembudidaya buah ini terus melakukan peningkatan hilirisasi produk hortikultura," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batola H Wahyu Waguna di Marabahan, Minggu.
Dia menyebut, kelompok pembudidaya yang telah melakukan hilirisasi salah satunya Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Bunda Bersama di Desa Jelapat II, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Batola.
KWT Karya Bunda Bersama diketahui aktif mengembangkan berbagai produk olahan berbahan dasar nanas, antara lain manisan buah nanas, jelly nanas, sirup nanas, selai nanas serta minuman sari buah nanas.
Selain itu, kelompok ini juga memproduksi olahan dari komoditas lain seperti keripik singkong dan keripik pisang.
Dalam kegiatan produksinya, KWT Karya Bunda Bersama mampu mengolah rata-rata sekitar 30 kilogram nanas dalam periode pengolahan satu hingga dua minggu setiap bulan.
Produk-produk dihasilkan dipasarkan seperti pasar tradisional, sentra oleh-oleh, minimarket serta berbagai kegiatan pameran di tingkat kecamatan, hari jadi kabupaten maupun kegiatan kedinasan lainnya.
Atas konsistensi melakukan hilirisasi, kelompok ini pun telah mendapatkan bantuan sarana produksi (saprodi) pengolahan hasil komoditas nanas dari Kementerian Pertanian.
Diketahui Batola memiliki produk hortikultura unggulan dari Kecamatan Mekarsari (dulu bagian dari Kecamatan Tamban berupa nanas Tamban.
Selain dijual dalam bentuk buah, nanas Tamban kerap diolah menjadi produk turunan seperti wajik, dodol, selai, dan serbuk untuk meningkatkan nilai ekonomi.
- nanas Kalimantan Selatan
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.