Siswa Baru SMAN 24 Jakarta Ikuti Seminar Genvoice Tentang Personal Branding di Sosial Media
📅 Rabu, 07 Agu 2024, 11:30 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Genvoice
Media sosial movement, Genvoice telah menggelar seminar bertema "Empowering Gen Through Persona Building" di SMA Negeri 24 Jakarta, yang berlokasi Jl. Lap. Tembak No.1, RT.2/RW.2, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Kota Jakarta Pusat, pada Kamis 11 Juli 2024. Seminar yang menjadi edisi ketiga dari season kedua dalam program sosial movement dari Genvoice itu diikuti oleh 180 siswa baru SMAN 24 Jakarta.
Rangkaian acara yang digelar mulai dari sambutan pihak SMAN 24 Jakarta yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Suratman. Menurutnya, Gen Z harus berhati-hati dan bijak dalam bermain media sosial.
"Kalian ini semua (siswa) adalah termasuk Gen Z. Di satu sisi media sosial ini sudah berkembang, melampaui zaman yang luar biasa. Namun, bapak ingatkan kontrol media sosial itu juga perlu hati-hati, karena jika kurang tepat atau disalahgunakan maka sebuah malapetaka. Di samping ada keunggulan-keunggulan tentu ada sisi-sisi yang harus dicermati bersama," kata Suratman.

Ia menilai fenomena yang terjadi di Gen Z saat ini yakni semuanya ingin serba cepat atau instan, tidak mau mengikuti proses. Ia juga mencermati beberapa perusahaan yang enggan menerima Gen Z lantaran tidak ingin melalui proses dan kurang attitude dalam bekerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mari kritik-kritik tersebut untuk dijadikan suatu introspeksi bahwa Gen Z jangan meninggalkan budaya bangsa kita yang penuh santun, toleransi itu jangan ditinggalkan. Jati diri kita sebagai bangsa adalah harus tetap melekat pada kalian, budaya-budaya warisan nenek moyang harus kita pertahankan," ucapnya.
"Kalau Generasi Z atau generasi muda sekarang tidak mengenal adanya sosial media itu pasti kurang pergaulan. Itu (sosial media) wajib dan perlu, tapi sekali lagi harus bersikap bijak dalam bermain media sosial," tambahnya.

Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, acara dilanjutkan dengan sambutan dari pihak Genvoice yang disampaikan oleh Ibu Liliana Spikawati.
Selanjutnya, memasuki sesi materi disampaikan oleh Rifan Sevila yang merupakan seorang Communication & Business Development Practice dan Vice President of Open Innovation di Innovesia, sebuah konsultan inovasi bisnis.

Rifan menyampaikan materi bertema "Menemukan Passion dan Membangun Personal Branding di Sosial Media". Ia menjelaskan pentingnya Gen Z membangun personal branding di sosial media seiring perkembangan teknologi.
"Personal branding adalah sebuah seni dalam menemukan nilai diri teman-teman (value proposition), jadi teman-teman tahu nilai dirinya apa. Misalnya, teman-teman tidak jago dalam akademik matematika tapi jago ternyata di olahraga basket, itu nilai diri teman-teman. Dan teman-teman bisa jadi percaya diri karena udah ketemu nilai dirinya," kata Rifan dalam pembukaannya mengutip Harvard Business Review.
"Kedua, menyelaraskan dengan tujuan, kenapa dengan tujuan? Karena dengan strategic atau strategi teman-teman ke depannya mau jadi seperti apa sampai iitu membentuk persepsi. Kenapa ini membentuk persepsi? Karena ini adalah intentional, semuanya (personal branding) dirancang dengan sengaja dan memiliki tujuan," lanjutnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!