Dua Atlet Panjat Tebing Indonesia, Desak Made dan Rajiah Masuk Tujuh Besar Waktu Terbaik

Selasa, 06 Agu 2024, 00:06 WIB

Jakarta - Dua atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabilla, masuk ke dalam tujuh besar catatan waktu terbaik dalam kualifikasi nomorspeeduntuk babak penyisihan Olimpiade Paris 2024 di Le Bourget Sport Climbing, Saint-Denis, Prancis, Senin malam WIB.

Bahkan, Desak Made melesat bagus setelah sempat terhalang karena masalah teknis terkait papan pencatat waktu.

Desak Made Rita yang sempat terkendala problem teknis pada upaya panjatan pertama, mampu mencatat waktu 6,45 detik saat diberi kesempatan untuk mengulang. Di sisi lain, Rajiah Sallsabillah mengemas catatan waktu pribadi terbaik sepanjang kariernya, yaitu 6,58 detik.

Ket. Foto: Arsip foto - Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi mencatatkan waktu 6,364 detik saat melawan atlet China Lijuan Deng pada final speed putri Asian Games 2022 di Shaoxing Keqiao Yangshan Sport Climbing Centre, Shaoxing, China, Selasa (3/10/2023). — Sumber: ANTARA/Hafidz Mubarak A

Dalam kualifikasi itu, terdapat dua tahapan, yakni babak penyisihan unggulan dan penyisihan eliminasi.

Sebanyak total 14 atlet bersaing dalam kualifikasi panjat tebing putri nomorspeedtahun ini.

Catatan waktu pada babak penyisihan itu akan memengaruhi peringkat atlet pada fase penyisihan eliminasi yang juga digelar hari ini.

Pemeringkatan dibuat untuk menentukan lawan pada babak penyisihan eliminasi.

Peringkat pertama dalam daftar pencatat waktu terbaik akan berhadapan dengan pemilik posisi ke-14, peringkat kedua bertanding dengan peringkat ke-13, begitu seterusnya.

Sebelumnya, Desak Made Rita Kusuma Dewi dinyatakan "fall" setelah dinilai tidak menyentuh tombol waktu cukup keras saat babak kualifikasi penyisihan unggulan Olimpiade Paris 2024, Senin siang waktu setempat.

Perempuan asal Bali itu seharusnya bisa melakukan panjatan dengan cepat kurang dari tujuh detik. Tetapi, dia dinilai kurang keras menekan tombol, sehingga waktunya tidak tercatat dalam papan waktu dan dihitung sebagai "fall".

Kejadian serupa juga menimpa atlet China, Zhou Yafei, yang beraksi sebelum Desak Made.

Setelah Desak Made Rita Kusuma Dewi, seharusnya giliran Rajiah Sallsabillah yang beraksi di jalur A.

Dia memanjat bersama Emma Hunt di jalur B. Namun, babak penyisihan itu sempat ditunda sementara karena ada problem teknis.

Dengan hasil tersebut, kedua atlet Indonesia berhasil melaju ke babak selanjutnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.