Pencarian Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Harus Maksimal
Kamis, 10 Sep 2026, 03:07 WIBJAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya lima jurnalis yang sedang meliput di sekitar Gunung Anak Krakatau dan meminta instansi terkait melakukan pencarian secara maksimal.
Menurut dia, pihaknya juga memonitor upaya pencarian di lapangan agar keberadaan lima jurnalis itu segera diketahui. Dia pun berharap upaya pencarian yang maksimal akan membuahkan hasil terbaik.
âKami sudah mendorong kepada instansi terkait dan juga memonitor upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui,â kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (9/9).
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta kepada semua pihak untuk memperhatikan faktor-faktor keselamatan kerja. Dia menilai bahwa bencana erupsi itu cukup menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun para peliput.
Dia pun meminta Basarnas untuk terus melakukan pencarian secara sungguh-sungguh karena keluarga maupun semua pihak tengah menunggu kabar terbaru.
âDPR terus akan berupaya mendorong seluruh pihak terkait untuk secara sungguh-sungguh dan maksimal untuk mencari keberadaan mereka,â kata Saan.
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Inspektur Jenderal Polisi Hengki, memimpin langsung koordinasi dengan tim SAR gabungan dalam mencari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Pandeglang sejak Senin (7/9), dan memastikan tim penyelamat mengoptimalkan seluruh proses pencarian.
Kapolda Hengki dalam arahannya, memastikan tim penyelamat akan mengoptimalkan seluruh proses pencarian berjalan lancar dan aman dengan mengutamakan keselamatan seluruh korban.
âSeluruh tim yang dikerahkan agar memastikan kesiapan dan kerja keras secara maksimal dalam keterpaduan tim SAR ini,â katanya di Posko SAR Nasional di Pandeglang, Rabu.
Belum Ada Titik Terang
KapoldaBanten memastikan tim penyelamat mengoptimalkan seluruh proses pencarian yang sejauh ini belum ada perkembangan dan titik terang.
Kapolda Hengki dalam arahannya, memastikan tim penyelamat akan mengoptimalkan seluruh proses pencarian berjalan lancar dan aman dengan mengutamakan keselamatan seluruh korban.
âSeluruh tim yang dikerahkan agar memastikan kesiapan dan kerja keras secara maksimal dalam keterpaduan tim SAR ini,â katanya di Posko SAR Nasional di Pandeglang, Rabu (9/9).
Ia mengungkapkan, selain memaksimalkan penyisiran di lapangan, pihaknya turut menyiagakan tim dokter serta fasilitas pendukung.
Menurutnya, langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi proses identifikasi korban secara cepat apabila ditemukan adanya perkembangan atau penemuan di lapangan.â âSaya minta fasilitas tempat istirahat bagi pihak keluarga korban yang datang dan menunggu proses pencarian,â katanya.
Dia juga mengingatkan seluruh unsur tim SAR agar tetap mengutamakan faktor keselamatan dengan selalu memperhatikan perkembangan situasi erupsi serta informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
ââUntuk menghindari simpang siur informasi, pihak kepolisian membentuk Grup WhatsApp khusus Satgas Terpadu Pencarian. Penyampaian informasi kepada publik maupun rekan-rekan media hanya akan dilakukan melalui satu pintu,â kata dia.
Sementara itu, Tim SAR gabungan dari Basarnas dan TNI/Polri kembali melakukan proses pencarian serta penyelamatan terhadap perahu cepat (speedboat) yang mengangkut rombongan jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten, Riski Dwiyanto di Pandeglang, mengatakan bahwa dalam operasi kemanusiaan pada hari kedua ini Basarnas Banten mengerahkan kekuatan penuh dari tim gabungan.
âArea pencarian kita perluas karena hasil dari SAR Map mengarah ke barat daya dari Pulau Gunung Anak Krakatau. Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total luas area pencarian mencapai kurang lebih 271 nauticalmile,â jelasnya.â
Riski mengungkapkan, saat ini pihaknya akan fokus melakukan perluasan pencarian berdasarkan analisis data digital. Dalam operasi ini dikerahkan total enam unit kapal yang dibagi ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU) dengan peran strategis masing-masing.
âPertama kita menggunakan KN SAR Tual K dengan area pencarian seluas 68,3 nauticalmile. Kemudian ada kapal KAL Anyer milik Lanal Banten dengan jangkauan 69,5 nauticalmile,â tuturnya.
Selain itu, dia melanjutkan, tim SAR juga memanfaatkan RIB 01 dan RIB 03 Lampung untuk menyisir area seluas 67 nauticalmile danRIB 02 Banten yang difokuskan untuk penyisiran ketat di sepanjang Pulau Rakata dan Pulau Panjang, guna mengantisipasi kemungkinan korban atau bagian kapal yang terdampar di pulau-pulau kecil tersebut. Ant/S-2
- jurnalis hilang kontak
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bantu Cari Jurnalis yang Hilang saat Liput Krakatau, Kemkomdigi Kuatkan Sinyal Telekomunikasi di Selat Sunda, Imbau Warga Tak Sebar Spekulasi
-
Masih Ada yang Ingat, Tanggal 14 Agustus Hari Apa
-
Kambing dan Domba Lokal Kaltim Akan Jadi Unggulan
-
Menkeu Purbaya Sebut Bea Keluar Pemicu Maraknya Penyelundupan Emas 2026
-
Lewat Top Indonesian Law Schools 2026, Perguruan Tinggi Didorong Jadi Mitra Strategis DPR
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.