Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KLHK Terus Antisipasi Kondisi Kualitas Udara di Jabodetabek

📅 Jumat, 02 Agu 2024, 08:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
KLHK Terus Antisipasi Kondisi Kualitas Udara di Jabodetabek Doc: ANTARA/Prisca Triferna
Ket. Dirjen PPKL KLHK Sigit Reliantoro ketika ditemui media usai konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/8/2024).

JAKARTA - Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro menyampaikan pemerintah terus melakukan langkah mengantisipasi kondisi kualitas udara di Jabodetabek.

"Beberapa hari ini kita mengalami hampir kuning di Jabodetabek, tidak hanya DKI, dua hari yang lalu, kemudian ketika liburan panjang itu memang memberikan trigger untuk mulai waspada terhadap wilayah Jakarta," kata Dirjen PPKL KLHK Sigit ketika ditemui media usai konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/8).

Dia menyampaikan bahwa Satgas Pengendalian Pencemaran Udara sudah melakukan beberapa langkah untuk mengantisipasi persoalan polusi tersebut, termasuk mengidentifikasi sumber pencemaran udara dan melakukan pengawasan.

Selain itu, terus dilakukan juga pemantauan terkait kualitas udara di wilayah Jabodetabek dengan menggunakan 15 titik Air Quality Monitoring System (AQMS) sebagai cara mengidentifikasi daerah dengan penurunan kualitas udara.

Selain upaya pengawasan, Sigit menjelaskan pemerintah juga terus menggencarkan kampanye untuk mempercepat konversi dari kendaraan berbahan bakar fosil menjadi listrik. Hal itu mengingat kendaraan berbahan bakar fosil menjadi salah satu sumber polusi udara di wilayah Jabodetabek.

"Kita juga sedang menggarap, Kemenko Marinves (Maritim dan Investasi) dan Perekonomian, untuk mengimplementasikan Euro 4 terutama untuk pengurangan sulfur di kendaraan diesel dan juga di bensin. Tinggal menunggu waktu untuk implementasinya," kata Sigit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Luar Negeri
Kemlu RI Pantau Keamanan WN...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.