Kredit Bank Mandiri Q2-2024 Tumbuh 20,5% Menjadi Rp 1.532,35 Triliun, Laba Bersih Rp 26,6 Triliun
📅 Kamis, 01 Agu 2024, 08:15 WIB | Oleh: Vitto Budi
Doc: Istimewa
JAKARTA- Bank Mandiri mencatatkan kinerja impresif pada kuartal II- 2024, dengan pencapaian positif di berbagai indikator keuangan. Tercermin dari realisasi penyaluran kredit konsolidasi mencapai 1.532 triliun rupiah rupiah di paruh pertama 2024, atau tumbuh 20,5 persen secara year on year (yoy). Pertumbuhan tersebut, melampaui rata-rata industri perbankan yang tumbuh sebesar 12,36 persen yoy pada periode tersebut.
Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dalam paparan kinerja kuartal II-2024 di Jakarta, Rabu (31/7) menyatakan pertumbuhan kredit yang melebihi rata-rata industri perbankan itu tidak lepas dari stabilitas dan perkembangan ekonomi Indonesia, di tengah berbagai dinamika ekonomi global.
Pertumbuhan kredit jelas Darmawan turut diikuti oleh realisasi laba bersih Bank Mandiri secara konsolidasi yang tumbuh 5,23 persen secara yoy menjadi 26,6 triliun rupiah pada akhir kuartal-II 2024.
Pencapaian tersebut juga diikuti dengan kualitas aset Bank Mandiri yang membaik, sejalan dengan penerapan prinsip kehati-hatian yang berkesinambungan, sistemik, logis dan terukur.
"Untuk mendorong pertumbuhan kredit, Bank Mandiri berfokus pada perluasan ekosistem dan optimalisasi potensi di setiap wilayah, guna mencapai hasil maksimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan nasabah," jelas Darmawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun, laju kredit konsolidasi Bank Mandiri tumbuh optimal di semua segmen. Penyaluran kredit ke segmen korporasi menjadi kontributor terbesar, dengan realisasi mencapai 561 triliun rupiah pada kuartal II 2024, meningkat 29,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 433 triliun rupiah.
Selain korporasi, segmen komersial mencatat peningkatan kredit sebesar 21,7 persen yoy menjadi 262 triliun rupiah, sementara kredit UMKM meningkat 6,3 persen mencapai 127 triliun rupiah. Kemudian, diikuti dengan laju kredit konsumer yang meningkat 9,02 persen menjadi 116 triliun rupiah.
Penyaluran kredit tersebut, turut mendorong perolehan aset Bank Mandiri yang menembus 2.258 triliun rupiah secara konsolidasi di akhir Juni 2024, naik 15 persen secara tahunan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ke depan, tentunya Bank Mandiri akan terus berinovasi dan bertransformasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik. Lewat pemetaan bisnis yang tepat, kami yakin Bank Mandiri akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bank yang unggul dan berdaya saing di tingkat regional maupun global," ujar Darmawan.
Sementara itu perolehan laba Bank Mandiri, turut ditopang oleh pendapatan bunga yang tumbuh 12,5 persen yoy pada kuartal II 2024. Pada periode yang sama, pendapatan non bunga Bank Mandiri berhasil mencapai 19,41 triliun rupiah atau tumbuh sebesar 5,74 persen.
Pertumbuhan pendapatan non bunga tersebut, didorong oleh recurring fee yang meningkat dari transaksi digital perseroan, yaitu Livin' by Mandiri dengan pertumbuhan positif sebesar 26,4 persen yoy.
Kinerja positif Bank Mandiri tambah Darmawan juga tidak terlepas dari kontribusi kinerja anak perusahaan.
"Secara konsolidasi, Perusahaan Anak Bank Mandiri mampu membukukan laba bersih sebesar 5,7 triliun rupiah atau tumbuh sekitar 10 persen yoy, dengan kontribusi laba bersih kepada Bank Mandiri menembus 2,98 triliun rupiah di kuartal II 2024," papar Darmawan.
Kualitas Aset Terjaga
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!