Kelompok 'Quad' Sangat Prihatin dengan Situasi di LTS
📅 Selasa, 30 Jul 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim PenulisBentrokan Maritim
Filipina yang merupakan negara tujuan Blinken dan Austin berikutnya, terlibat dalam perselisihan teritorial yang sudah berlangsung lama dengan Beijing mengenai sebagian LTS.
Bentrokan yang disertai kekerasan di wilayah tersebut telah memicu kekhawatiran bahwa sekutu Filipina yaitu AS, dapat terseret ke dalam konflik ketika Beijing meningkatkan upayanya untuk memaksakan klaimnya atas hampir seluruh jalur perairan tersebut, yang menjadi jalur perdagangan bernilai triliunan dollar setiap tahunnya.
"Kami memetakan arah menuju kawasan Indo-Pasifik dan Samudra Hindia yang lebih aman dan terbuka dengan memperkuat keamanan maritim dan kesadaran wilayah," kata Menlu Blinken kepada wartawan setelah pembicaraan pada Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Menlu Kamikawa mengatakan Quad bertekad untuk bekerja sama agar bisa hidup berdampingan dan kesejahteraan bersama komunitas internasional.
Terkait sengketa LTS ini, pemerintah Filipina pada Senin menyatakan akan meningkatkan belanja pertahanan pada tahun 2025. "Filipina akan mengalokasikan 256,1 miliar peso untuk belanja pertahanan pada tahun 2025, naik 6,4 persen dari anggaran tahun ini agar negara kami bisa berupaya memodernisasi dan meningkatkan pertahanan eksternal," ungkap Kementerian Anggaran Filipina. AFP/ST/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!