Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KSAU Pastikan Semua Pergerakan Pesawat di Wilayah RI Terpantau Radar

📅 Senin, 29 Jul 2024, 13:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSAU Pastikan Semua Pergerakan Pesawat di Wilayah RI Terpantau Radar Doc: ANTARA/Luqman Hakim
Ket. Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono (tengah) memberikan keterangan pers di kompleks Lapangan Dirgantara Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin (29/7/2024).

YOGYAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memastikan seluruh pergerakan pesawat yang melintas di wilayah Indonesia terpantau radar pertahanan udara.

"Ke depan tidak ada lagi area Indonesia yang tidak bisa ter-cover oleh radar. Semua pergerakan pesawat yang masuk ke wilayah Indonesia semuanya akan terlihat di radar," kata Tonny di kompleks Lapangan Dirgantara Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin (29/7).

Untuk memastikan itu, Tonny menyatakan TNI AU akan memasang radar baru di daerah yang selama ini belum terjangkau radar pertahanan udara.

TNI AU berencana mendatangkan 25 radar pertahanan udara yang 13 unit di antaranya merupakan buatan Thales, Prancis, dan 12 unit lainnya buatan perusahaan asal Ceko,Excalibur Army.

"Dari 25 ini nanti sebagian menggantikan radar yang existing sekarang yang dianggap teknologinya sudah mulai ketinggalan," katanya.

Tonny menegaskan bahwa TNI AU akan terus memodernisasi alat utama sistem senjata guna menghadapi kompleksitas tantangan perang modern yang semakin meningkat akibat dinamika geopolitik global, serta perkembangan teknologi disrupsi yang semakin cepat.

Pada tahun 2023, kata dia, TNI AU telah menerima delapan unit pesawat H225 Caracalserta lima pesawat transport Super Hercules C130 tipe J.

"Pesawat Boeing masih berproses mendapatkan dua, untuk pesawat heli yang H225 juga berikutnya akan ada lagi yang konfigurasi VIP. Jadi yang delapan konfigurasi untuk kargo dan yang berikutnya untuk VIP," kata Tonny.

Berikutnya, TNI AU akan kedatangan pesawat tempur Rafale buatan Prancis secara bertahap mulai awal tahun 2026 sampai genap 42 pesawat.

Selain itu, akan datang pula sejumlah pesawat nirawak CH-4 buatan Tiongkok serta Anka buatan Turki.

Menurut Tonny,untuk menambah kekuatan tempur, TNI AU telah melakukan pembaruan berbagai jenis pesawat tempur, di antaranya F-16 dan Sukhoi.

"Mudah-mudahan akhir tahun ini lengkap semua pesawat sudah di-upgrade," kata KSAU.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.