Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

“Asean Plus Three' Harus Jadi Jangkar Pertumbuhan

📅 Senin, 29 Jul 2024, 02:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Asean Plus Three' Harus Jadi Jangkar Pertumbuhan Doc: AFP/TANG CHHIN SOTHY
Ket. Retno LP Marsudi

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, menegaskan pentingnya Asean dan tiga mitranya yaitu Korea Selatan (Korsel), Tiongkok, dan Jepang, untuk terus menjadi jangkar yang kuat guna memastikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan. Untuk itu, Asean Plus Three (APT) harus menjadi kontributor positif bagi perdamaian.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil 4,5 persen, Retno menyebut Asean berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi global. Asean juga miliki populasi terbesar ketiga di dunia, yang setengahnya merupakan penduduk berusia muda.

"Modalitas Asean yang besar ini tidak akan ada artinya, jika perdamaian dan stabilitas tidak dapat dijaga," kata Retno dalam Pertemuan Menlu Asean Plus Three di Vientiane, Laos, Sabtu (27/7).

Para menlu Asean kemudian mengapresiasi komitmen negara plus three pada pertemuan trilateral untuk terus memupuk dialog dalam menjembatani perbedaan. Dukungan terhadap Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik (AOIP) sebagai platform yang inklusif di kawasan, juga diungkapkan oleh Korsel, Tiongkok dan Jepang.

Para menlu ketiga negara tersebut sepakat mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas sebagai prekursor bagi pertumbuhan kawasan yang tangguh.

Menlu Retno juga mendorong negara-negara plus three untuk berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di kawasan melalui beberapa area kerja sama yang bisa difokuskan, antara lain transisi energi, ekonomi digital, pemanfaatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP), serta kerja sama dalam kerangka AOIP.

"Sebagai kelanjutan dari Asean Indo-Pacific Forum yang diselenggarakan pada keketuaan Indonesia di Asean tahun lalu, saat ini pelaku bisnis Indonesia yang tergabung dalam Asean Business Advisory Council tengah mempersiapkan pembentukan Asean-Indo-Pacific Business Network," ungkapnya.

Pertemuan juga menghasilkan chairman's statement yang memuat pentingnya prinsip saling menghormati dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian kawasan, dan komitmen terus memperkuat ketahanan kawasan, termasuk penguatan rantai pasok kawasan dan kolaborasi di sektor keuangan, ekonomi digital, transisi energi dan pangan.

Para menlu juga sepakat mendorong APT Statement on Strengthening the Connectivity of Regional Industrial and Supply Chains yang akan diadopsi pada pertemuan para Pemimpin APT dalam KTT Oktober mendatang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...
Olahraga
Tijjani Reijnders Gabung Kl...
Nasional
KPK Usut Izin WNA, Dugaan K...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.