Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pentas Seni 'Nyadran Jaran Kepang' Jadi Kegiatan Pariwisata di Temanggung

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 15:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pentas Seni 'Nyadran Jaran Kepang' Jadi Kegiatan Pariwisata di Temanggung Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Para penari jaran kepang mengikuti kegitan "Nyadran Jaran Kepang" di Lapangan Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung.

TEMANGGUNG - Pentas seni "Nyadran Jaran Kepang" di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, dapat menjadi kegiatan pariwisata dengan mendatangkan banyak wisatawan untuk menyaksikannya.

"Pentas seni jaran kepang atau kuda lumping secara massal itu bisa dijadikan kegiatan tahunan sebagai salah satu wisata budaya andalan di Temanggung," kata Penjabat Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo di Temanggung, Jateng, Sabtu (27/7).

Sebanyak 1.200 orang menampilkan tari jaran kepang yang digelar di Lapangan Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung.

Hary menyampaikan Nyadran Jaran Kepang yang digelar untuk kali pertama ini mendapat sambutan dari masyarakat untuk menyaksikannya.

Selain melestarikan seni budaya lokal, katanya, kegiatan ini juga meningkatkan dan mengembangkan potensi pariwisata budaya di Temanggung karena acara tersebut memiliki daya tarik yang tinggi.

Menurut dia, pentas jaran kepang secara massal tersebut akan dijadikan kegiatan tahunan sebagai salah satu andalan di Temanggung, sehingga nanti banyak wisatawan yang datang untuk menyaksikan acara tersebut.

Pada sambutan nyadran jaran kepang, dia menyampaikan potensi budaya sangatlah membanggakan di Kabupaten Temanggung, yang sampai Juni 2024, tercatat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung, mencapai sebanyak 2.948 kelompok seni.

"Luar biasa, sangat banyak sekali, melebihi jumlah desa/kelurahan yang hanya 289 desa/kelurahan, berarti paling tidak satu dusun itu ada grup kesenian," katanya.

Menurut dia, semua potensi yang ada tersebut tidak akan dapat lestari dan bermanfaat kalau tidak ada komitmen dari berbagai pihak dalam upaya melestarikan.

"Peran pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk bersama-sama bergandengan tangan dalam pelestarian budaya guna memperteguh Temanggung sebagai kota kesenian dan kebudayaan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.