Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Gandeng Pelestari Budaya Kembangkan Museum

📅 Sabtu, 27 Jul 2024, 09:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Gandeng Pelestari Budaya Kembangkan Museum Doc: ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta
Ket. Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perkumpulan pelestari sejarah dan budaya Indonesia, yaitu Indonesia Hidden Heritage Creative Hub (IHHCH) dan European Union National Institute for Culture (EUNIC) Cluster Indonesia.

JAKARTA - Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan perkumpulan pelestari sejarah dan budaya Indonesia untuk mengembangkan peran dan fungsi museum di Jakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana di Jakarta, Jumat (26/7) menjelaskan upaya pengembangan tersebut dilakukan melalui riset, pengembangan kegiatan permuseuman dan sejarah.

Selain itu peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi pengelola museum, pemasaran serta pembangunan kemitraan dengan pemangku kepentingan.

Disbud Provinsi DKI Jakarta bersama IHHCH dan EUNIC Cluster Indonesia mendukung upaya pemajuan kebudayaan dan pengembangan museum di Jakarta berstandar internasional. "Kolaborasi ini juga bagian dari penguatan Jakarta menjadi kota global," ujarnya.

Selain dengan "Indonesia Hidden Heritage Creative Hub" (IHHCH) dan "European Union National Institute for Culture (EUNIC) Cluster Indonesia", kolaborasi juga dijalin dengan Komite (International Council of Museums/ICOM), yaitu ICOM INTERCOM (International Committee for Museum Management) dan ICOM MPR (Komite Internasional Pemasaran dan Hubungan Masyarakat Dewan Museum Internasional).

Selanjutnya dengan ICTOP ( Komite Internasional untuk Pelatihan Personalia) dan ICOMON (Komite Internasional untuk Museum Uang dan Perbankan) untuk menghadirkan kegiatan "International Best Practice Forum on Museum and Heritage Sites Museum Forward" yang akan berlangsung pada 23-26 September mendatang.

Forum internasional itu akan mempertemukan lebih dari 25 praktisi permuseuman dan warisan budaya dari dalam negeri maupun internasional, seperti museum Louvre Abu Dhabi, Museum Prado Spanyol dan museum M+ di Hongkong.

Kegiatan "Museum Maju" akan didukung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Indonesia, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta para mitra lainnya di permuseuman dan cagar budaya.

"Kami berharap kolaborasi ini akan menghasilkan hal baik bagi kemajuan pengembangan kegiatan permuseuman dan sejarah di Jakarta," kata Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

55 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...

Remake 'The Blair Witch Project' Dijadwalkan Rilis Tahun 2027

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.