Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan, Pemkab Barito Timur Targetkan 12 Ribu Ekor Hewan Divaksin Rabies

📅 Jumat, 26 Jul 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan, Pemkab Barito Timur Targetkan 12 Ribu Ekor Hewan Divaksin Rabies Doc: ANTARA/HO-Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Ti
Ket. Petugas Kesehatan Hewan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Barito Timur saat menyuntikkan vaksin rabies pada seekor hewan anjing dibantu pemiliknya di Ampah, Senin (22/7/2024).

Tamiang Layang - Pemerintah Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah melalui Dinas Perikanan dan Peternakan setempat menargetkan 12 ribu ekor hewan dapat divaksin rabies hingga September 2024.

"Pada Juli 2024 ini vaksin rabies telah disediakan sebanyak 6.000 dosis dan mulai dilakukan vaksinasi keliling," kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Barito Timur Abianhin di Tamiang Layang, Kamis.

Menurut dia, sampai Rabu (24/7) sebanyak 2.380 dosis vaksin sudah disuntikkan petugas ke hewan peliharaan warga.

Petugas, katanya, turun langsung ke lapangan dengan mengunjungi dari rumah ke rumah warga yang berada di wilayah Kecamatan Pematang Karau, Dusun Tengah, Raren Batuah, Dusun Timur, Benua Lima, dan Patangkep Tutui.

"Kami juga meminta bantuannya kepada masyarakat agar bisa membantu menyukseskan vaksinasi rabies tahun ini," kataAbianhin.

Adapun sosialisasi vaksinasi dan imbauan terus dilaksanakan hingga ke sejumlah desa di tiap-tiap kecamatan yang menjadi target cakupan vaksinasi rabies itu.

Dia menjelaskan pula bahwa pada 2023 ada 12 kasus gigitan hewan peliharaan, dan berdasarkan hasil laboratorium ada sembilan kasus gigitan yang positif rabies. Sedangkan pada 2024 ini baru satu kasus gigitan anjing di wilayah Kecamatan Dusun Timur.

"Hasilnya positif rabies. Karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta menanggulangi penyakit rabies," kata Abianhin.

Dia juga meminta kepada masyarakat yang memiliki hewan peliharaan anjing dan sejenisnya supaya bisa membantu petugas vaksinasi dari Dinas Perikanan dan Peternakan yang datang. Pada saat petugas datang warga bisa menyiapkan hewan yang akan divaksin.

Pihaknya juga sangat mengharapkan kerja sama agar tidak ada lagi kasus-kasus dan peristiwa gigitan anjing yang positif rabies.

"Jika ada warga yang terkena kasus gigitan anjing, agar sesegera mungkin langsung atau menghubungi petugas kesehatan atau dokter hewan terdekat untuk dapat mengambil tindakan dan pencegahan yang lebih cepat," demikian Abianhin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.