Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Maroko Laporkan 21 Kematian yang Disebabkan Gelombang Panas

📅 Jumat, 26 Jul 2024, 23:40 WIB | Oleh:
Maroko Laporkan 21 Kematian yang Disebabkan Gelombang Panas Doc: Pixabay
Ket. Ilustrasi - Cuaca Panas

RABAT - Rumah Sakit Pusat Regional Beni Mellal di Maroko tengah melaporkan 21 kematian yang berkaitan dengan gelombang panas. Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan Maroko mengatakan diantara korban meninggal, 17 pasien telah menerima perawatan di rumah sakit. Kementerian mencatat bahwa mayoritas mereka yang meninggal dunia adalah lansia dan pasien yang memiliki riwayat sakit kronis.

Peningkatan suhu yang signifikan dilaporkan memperburuk kondisi kesehatan mereka, yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Sebelumnya pada hari itu, Kementerian Kesehatan memberitahukan rencana untuk menerapkan "langkah-langkah mendesak untuk mengurangi dampak gelombang panas tinggi terhadap kesehatan masyarakat."

Pada Minggu (21/7), Direktorat Meteorologi Maroko mengeluarkan peringatan bagi warga, meramalkan suhu yang dapat mencapai 46 C di beberapa wilayah pada Rabu. Direktorat itu mengimbau warga untuk berhati-hati selama periode panas ekstrim ini.

Maroko, negara Afrika Utara dengan iklim Mediterania, sedang bergulat dengan suhu musim panas yang semakin tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan suhu ini juga menyebabkan peningkatan kebakaran hutan, sehingga memberikan tantangan tambahan bagi negara tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.