Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Membanggakan, Indonesia Memiliki Dua Desa Wisata Berkelas Dunia

📅 Rabu, 24 Jul 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Indonesia Memiliki Dua Desa Wisata Berkelas Dunia Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno (tengah) saat memberikan keterangan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (23/7/2024).

Kuningan - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno menyebutkan saat ini Indonesia memiliki dua desa wisata terbaik berkelas dunia, yang sudah diakui di kancah pariwisata internasional.

"Ada dua desa wisata yang sudah masuk sebagai desa wisata terbaik di dunia yaitu Desa Penglipurandi Bali dan Desa Nglanggerandi Gunung Kidul, Yogyakarta," kata Sandiaga saat berada di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa.

Ia menyampaikan keberhasilan dua desa tersebut, diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa wisata lain di Indonesia untuk terus berinovasi serta meningkatkan kualitas layanan dan fasilitasnya.

Dengan begitu, kata dia, desa-desa wisata lainnya ini mampu bersaing di tingkat global dan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

"Saya berharap di akhir pemerintahan Pak Jokowi ini desa wisata akan menorehkan lebih tinggi prestasinya di dunia," ujarnya.

Sandiaga menyatakan bahwa Indonesia kini memiliki 6.016 desa wisata yang tersebar di seluruh daerah. Sedangkan potensi lokasi yang bisa dikembangkan menjadi desa wisata mencapai 7.500 titik.

Ia menjelaskan Kemenparekraf RI telah berupaya untuk memfasilitasi setiap kabupaten dan kota di Indonesia, bisa membentuk desa wisata yang mengangkat keunikan destinasi berbasis kearifan lokal setempat.

Menurutnya, salah satu upaya itu telah diwujudkan dalam penyelenggaraan Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024.

Sandiaga menyampaikan pihaknya mendorong juga agar Jawa Barat, bisa menyumbangkan desa-desa wisata terbaiknya yang memiliki standar destinasi berkelas dunia.

"Untuk bisa melakukan itu, desa wisata harus bisa menerapkan konsep berkelanjutan dan berkelas dunia," tuturnya.

Lebih lanjut, Menparekraf menekankan ada tiga aspek yang bisa dipenuhi suatu desa wisata agar diakui di kancah internasional.

Sandiaga mengatakan aspek pertama adalah menambah atraksi di desa wisata, misalnya dengan menyelenggarakan pertunjukan seni budaya atau melestarikan adat dan tradisi leluhur.

Selain itu, tambah dia, desa wisata juga harus menyediakan akomodasi untuk para turis contohnya seperti menyiapkanhomestayatau penginapan dalam jumlah banyak.

"Aspek kedua meningkatkan amenitas seperti jumlahhomestaydan aksesibilitas. Bagaimana kita bisa membangun paket-paket wisata," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.