Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Bali Gandeng Desa Adat Tanam dan Pantau Mangrove

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Bali Gandeng Desa Adat Tanam dan Pantau Mangrove Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Arsip foto - Nelayan mengangkat karung berisi sampah plastik yang dipungut dari dalam hutan mangrove di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (16/6/2023)

Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menggandeng desa adat untuk menanam bibit mangrove sekaligus memantau perkembangannya di wilayah yang berpotensi ditanami, termasuk kawasan sungai dan pesisir pantai.

"Kami targetkan 500 ribu bibit mangrove ditanam dari Januari hingga Desember 2024," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali I Made Teja di Denpasar, Senin.

Ia menjelaskan upaya itu dilakukan untuk mempercepat dan memperbanyak penanaman bibit mangrove untuk menjaga ekosistem pesisir yang hingga Juli 2024, sudah ditanam sekitar 200 ribu bibit mangrove.

Selain bersama desa adat melalui kelompok masyarakat hingga kelompok nelayan, penanaman mangrove juga dikontribusikan melalui kegiatan sosial badan usaha tertentu.

Ia mengharapkan penanaman pohon dengan nama latinRhizoporaitu tidak terfokus di kawasan Tahura Ngurah Rai yang memiliki akses lebih baik dibandingkan kawasan lain di Bali karena berada di kawasan perkotaan.

"Badan usaha melalui tanggung jawab sosial (CSR) itu biasanya memilih di wilayah dekat, tapi saya arahkan dengan kelompok masyarakat, penanaman dilaksanakan di wilayah Bali bagian barat," imbuhnya.

Kelompok masyarakat dan nelayan dapat juga membantu melakukan pemantauan perkembangan mangrove secara sederhana.

Sedangkan kegiatan penanaman yang dilakukan oleh badan usaha beberapa diantaranya melakukan pemantauan lebih maju dengan memanfaatkan teknologi berbasis aplikasi digital yang menghitung jejak karbon guna memastikan pohon bakau itu tumbuh.

Adapun wilayah sasaran penanaman, di antaranya kawasan pertemuan antara sungai dan pesisir pantai yangtersebar di Kabupaten Buleleng tepatnya di Bali Utara bagian barat, yakni di Gerokgak dan Pemuteran.

Kemudian, di Pulau Nusa Penida,Kabupaten Klungkung dan kawasan Taman Hutan Raya(Tahura) Ngurah Rai di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung.

Teja menambahkan untuk menanam mangrove tidak sekedar menanam, melainkan menggunakan teknik tertentu, di antaranya dengan sistem jarak.Penanaman mangrovemenyesuaikan kondisi wilayah, misalnya pasang surut, ombak hingga hama.

Sehingga, perlu dibuat rumpun berbentuk kotak dari bambu dengan ukuran sekitar 1x2 meter dengan jarak sekitar satu meter tiap rumpun yang di dalamnya masing-masing berisi hingga 500 bibit mangrove.

"Dari jumlah itu kalau tumbuh 50 pohon saja itu sudah luar biasa," katanya.

Berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, luas lahan mangrove di Provinsi Bali mencapai 2.143,97 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.