Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DKI Distribusi Bantuan bagi Belasan Ribu Penerima Baru di Jakbar

📅 Selasa, 23 Jul 2024, 15:55 WIB | Oleh:
DKI Distribusi Bantuan bagi Belasan Ribu Penerima Baru di Jakbar Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto mewakili Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara simbolis mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos) Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) berupa Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) bagi para penerima baru di RPTRA Kalijodo, Angke, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (23/7).

Jakarta -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan Bantuan Sosial (Bansos) Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) berupa Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Lansia Jakarta (KLJ) dan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) bagi 16.205 penerima baru di Jakarta Barat (Jakbar).

"Bansos PKD yang didistribusi hari ini khusus penerima KAJ, jumlahnya 328 penerima manfaat. Jadi, untuk warga lima kelurahan di Tambora, yakni Kelurahan Angke, Pekojan, Roa Malaka, Jembatan Lima dan Jembatan Besi," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, bansos tersebut secara umum akan disalurkan secara bertahap mulai Selasa ini dengan PKD khusus KAJ sampai dengan Kamis (25/7), lalu setelah itu untuk lainnya.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakbar, Suprapto menyebut bahwa distribusi PKD berupa KAJ, KLJ dan KPDJ itu sebagai bantuan tunai bagi masyarakat tidak mampu dalam bentuk kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank DKI.

Pada 2024, kata dia, di Jakarta Barat akan didistribusikan Bansos PKD KLJ, KAJ dan KPDJ dengan total 16.205 penerima baru."Rinciannya, sebanyak 4.954 penerima baru KAJ, 9.811 penerima baru KLJ dan 1.440 penerima baru KPDJ," ucap Suprapto.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI, Premi Lasari mengatakan bahwa peluncuran Bansos PKD itu merupakan tahap ketiga.

"Tahap ketiga ini untuk penerima baru. Untuk penerima bansos yang sudah ada pada2023 itu sudah kita luncurkan di tahap satu dan dua, dari Januari-Juni 2024. Hari ini peluncuran tahap ketiga yang semuanya merupakan penerima bansos data baru," kata dia.

Lebih lanjut ia menyebut, untuk seluruh DKI jumlah penerima manfaat hampir 79 ribu.

"Jadi, cukup banyak, termasuk juga KAJ 27 ribu lebih, lansia 54 ribu lebih dan sisanya penyandang disabilitas. Mereka (yang hari ini menerima) itu penerima baru yang memang selama ini belum pernah dapat bansos," kata Premi.Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pertepatan data sasaran.

"Yang tidak berhak dikeluarkan. Yang memang miskin tetapi selama ini memang tidak pernah dapat bansos, itu kita verifikasi-validasi ke lapangan, kita masukan sebagai penerima baru. Tujuannya supaya target pengentasan kemiskinan di DKI Jakarta bisa semakin cepat," kata dia.

??????Premi menambahkan, distribusi tahap tiga ini untuk enam bulan. "Jadi, hari ini mereka dirapel, sejak Januari. Enam bulan itu dua kali cair Rp300 ribu, jadi setiap anak dapat Rp1,8 juta per enam bulan. Nanti di September, kita akan berikan lagi, untuk Juli, Agustus, September, per triwulan. Kemudian Desember nanti kita berikan lagi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.