Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ikut Tren Olahraga Lari Hanya Karena FoMO, Ini Risikonya

📅 Minggu, 21 Jul 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bergabung dengan klub lari lokal atau mengadakan acara lari bersama tanpa harus membagikannya di media sosial bisa membantu kita merasakan dukungan sosial yang nyata. Dalam lingkungan ini, kita bisa menikmati olahraga dengan cara yang lebih alami dan merasa lebih terhubung dengan orang lain.

Contohnya adalah komunitas lari CEO Runners, yang telah berdiri sejak 2014, yang bukan hanya aktif di kegiatan lari, tetapi aktif juga pada kegiatan donor darah sebagai bagian dari aktivitas kebersamaan antar anggotanya.

Dengan memahami dan mengelola pengaruh media sosial dalam fenomena FoMO, kita dapat menjadikan olahraga lari sebagai aktivitas yang lebih menyenangkan dan bermanfaat tanpa terjebak dalam tekanan sosial yang berlebihan.

Selain itu, kita dapat lebih menikmati proses dan prestasi diri sendiri tanpa harus selalu membandingkannya dengan pencapaian orang lain di media sosial.The Conversation

Yogie Pranowo, Adjunct Associate Lecturer, Universitas Multimedia Nusantara

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.