Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gangguan IT Melanda Maskapai, Bank, dan Media di Seluruh Dunia

📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gangguan IT Melanda Maskapai, Bank, dan Media di Seluruh Dunia Doc: NDTV
Ket. Kekacauan terjadi setelah pembaruan program yang beroperasi pada Microsoft Windows menyebabkan sistem di seluruh dunia mengalami gangguan.

PARIS -Maskapai penerbangan, bank, saluran TV, dan lembaga keuangan dilanda kekacauan pada hari Jumat (19/7) akibat salah satu kerusakan IT terbesar dalam beberapa tahun terakhir, yang disebabkan oleh pembaruan program antivirus.

Penumpang pesawat memadati bandara menunggu berita karena puluhan penerbangan dibatalkan dan operator berupaya menjaga layanan tetap pada jalurnya. Kekacauan itu terjadi setelah pembaruan program yang beroperasi pada Microsoft Windows menyebabkan sistem di seluruh dunia mengalami gangguan.

Microsoft mengatakan masalah dimulai pada pukul 19.00 GMT pada hari Kamis (18/7), mempengaruhi pengguna Windows yang menjalankan perangkat lunak keamanan siber CrowdStrike Falcon.

CrowdStrike mengatakan telah meluncurkan perbaikan untuk masalah tersebut dan bos perusahaan tersebut, George Kurtz, mengatakan kepada saluran berita AS CNBC, ia ingin "secara pribadi meminta maaf kepada setiap organisasi, setiap kelompok, dan setiap orang yang terkena dampak".

Dikatakan juga, butuh waktu beberapa hari untuk kembali normal.

Tim Presiden AS Joe Biden sedang berbicara dengan CrowdStrike dan mereka yang terkena dampak gangguan tersebut "dan siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan", kata Gedung Putih dalam sebuah pernyataan.

"Pemahaman kami adalah bahwa operasi penerbangan telah dilanjutkan di seluruh negeri, meskipun masih terjadi beberapa kemacetan," kata seorang pejabat senior pemerintah AS.

Laporan dari Belanda dan Inggris menunjukkan layanan kesehatan mungkin terdampak oleh gangguan tersebut, dampak penuhnya belum diketahui.

Perusahaan media juga mengalami kesulitan, Sky News dari Inggris mengatakan gangguan tersebut telah mengakhiri siaran berita paginya dan ABC dari Australia juga melaporkan mengalami kesulitan besar.

Bank-bank di Kenya dan Ukraina melaporkan masalah dengan layanan digital mereka, supermarket di Australia mengalami masalah pembayaran, operator telepon seluler terganggu dan layanan pelanggan di sejumlah perusahaan terputus.

Elon Musk, pemilik Tesla, mengatakan pemadaman tersebut menyebabkan "gangguan pada rantai pasokan otomotif". Jadwal sidang di pengadilan dan penjara di California tertunda.

"Skala pemadaman ini belum pernah terjadi sebelumnya, dan pasti akan tercatat dalam sejarah," kata Junade Ali dari Lembaga Teknik dan Teknologi Inggris, seraya menambahkan bahwa insiden terakhir yang mendekati skala yang sama terjadi pada tahun 2017.

Saham CrowdStrike anjlok 11 persen di New York.

Penerbangan Kacau

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.