Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyidik Selidiki Motif di Balik Upaya Pembunuhan Trump

📅 Jumat, 19 Jul 2024, 15:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penyelidik telah menetapkan bahwa Crooks, yang tinggal di kota sekitar 80 km dari Butler, bertindak sendiri dan belum dapat mengidentifikasi adanya kecenderungan ideologis atau politik yang kuat.

Dia tinggal bersama orang tuanya, bekerja di panti jompo, dan baru saja lulus dari perguruan tinggi negeri.

Penggeledahan dilakukan terhadap perangkat elektroniknya - sebuah laptop dan dua ponsel - menurut anggota parlemen yang diberi pengarahan oleh FBI.

Di antara pencariannya di internet baru-baru ini adalah pertanyaan tentang Trump, Presiden Joe Biden, tanggal rapat umum Butler, dan konvensi Demokrat mendatang.

Pencarian lainnya ditujukan terhadap Direktur FBI Wray, Jaksa Agung Merrick Garland, dan seorang anggota keluarga kerajaan Inggris.

"Mereka akhirnya berhasil menghubungi telepon, kabar baik," kata Frank Figliuzzi, pensiunan asisten direktur FBI, kepada MSNBC.

"Kabar buruknya, itu sama sekali tidak membantu mereka terkait motif," kata Figliuzzi. "Masih belum ada motif dan saya memperingatkan orang-orang - jangan mengharapkan semacam motif logis di sini, jangan menerapkan logika pada kegilaan."

"Saya mengingatkan orang-orang tentang penembakan massal di Las Vegas beberapa tahun lalu (yang menewaskan 58 orang)," katanya. "Kita masih belum punya motif untuk itu."

Berbicara kepada Fox News, Robin Dreeke, mantan agen FBI, juga mengatakan, menetapkan motif Crooks mungkin sulit dipahami. "Saya pikir ini lebih merupakan sesuatu untuk mendapatkan ketenaran," kata Dreeke.

Korban

Trump, dalam sebuah posting di Truth Social, mengatakan dia "ditembak dengan peluru yang menembus bagian atas telinga kanannya".

Mantan presiden tersebut muncul di Konvensi Nasional Partai Republik di Milwaukee pada hari Senin dengan perban putih di telinganya yang terluka.

Dua peserta rapat umum terluka parah akibat penembakan tersebut dan seorang petugas pemadam kebakaran berusia 50 tahun, Corey Comperatore dari Freeport, Pennsylvania, ditembak mati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.