Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Southgate Mundur sebagai Pelatih Inggris

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 07:13 WIB | Oleh:
Southgate Mundur sebagai Pelatih Inggris Doc: Odd ANDERSEN / AFP
Ket. mengundurkan diri I Pelatih Inggris, Gareth Southgate berjalan melewati trofi setelah pertandingan final UEFA Euro 2024 antara Spanyol versus Inggris di Olympiastadion, Berlin, Jerman, Minggu (14/7). Southgate memutuskan mengundurkan diri sebagai pelatih Ing­gris, Selasa (16/7) sore waktu setempat.

LONDON - Gareth Southgate memutuskan mengundurkan diri sebagai pelatih Inggris, Selasa (16/7) sore waktu setempat, atau berselang dua hari setelah tim Three Lions kalah dari Spanyol di final Piala Eropa 2024. Putra mahkota Kerajaan Inggris Pangeran William mengatakan keputusan Southgate itu sebagai tindakan berkelas.

"Sudah waktunya untuk perubahan dan untuk babak baru. Final hari Minggu di Berlin melawan Spanyol adalah pertandingan terakhir saya sebagai pelatih Inggris," ujar Southgate dalam sebuah pernyataan.

William, yang menonton pertandingan saat Inggris mengalami kekalahan 1-2 dari Spanyol dalam perannya sebagai presiden Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), memberikan penghormatan penuh kepada Southgate di media sosial.

"Terima kasih telah menunjukkan kerendahan hati, kasih sayang, dan kepemimpinan sejati di bawah tekanan dan pengawasan yang paling intens," ujar pewaris takhta Inggris tersebut.

"Dan terima kasih telah menjadi tindakan berkelas sejati. Anda harus sangat bangga dengan apa yang telah Anda capai," sambungnya.

Nama-nama yang segera disebut sebagai penerus Southgate yang berusia 53 tahun adalah pelatih Newcastle Eddie Howe, dan dua mantan pelatih Chelsea, Graham Potter dan Mauricio Pochettino.

Southgate mengambil alih posisi pelatih pada 2016 ketika tim nasional Inggris sedang berada di titik terendah. The Three Lions tersingkir dari Piala Eropa setelah kekalahan dari Islandia dan kemudian penerus Roy Hodgson, Sam Allardyce, harus mengundurkan diri karena skandal.

Southgate secara bertahap memperkenalkan perubahan dan memimpin Inggris ke tiga semifinal dan dua final Piala Eropa terakhir.

Sebelum penunjukannya, The Three Lions hanya mencapai tiga semifinal turnamen besar dan satu final dalam sejarah, ketika memenangkan Piala Dunia 1966.

Namun meskipun mengubah nasib tim Inggris, Southgate tidak mampu meraih trofi pertama dalam lebih dari setengah abad karena Inggris pertama kali kalah dari Italia di final PIala Eropa 2020 dan kemudian kalah dari tim Spanyol hari Minggu lalu.

"Gareth telah membuat pekerjaan yang mustahil menjadi mungkin dan meletakkan dasar yang kuat untuk kesuksesan di masa depan," ujar CEO FA Mark Bullingham dalam sebuah pernyataan.

"Kami hampir memenangkan Piala Eropa di London dan mengamankan trofi pertama untuk tim pria kami dalam lebih dari 50 tahun dan hampir lagi di Berlin hari Minggu," sambungnya.

Southgate mengakui kritik pedas yang datang kepadanya. Namun, dia meninggalkan tim yang dipenuhi dengan pemain muda berbakat. Pemain seperti Cole Palmer, Jude Bellingham, Bukayo Saka, dan Phil Foden, yang semuanya berusia 24 tahun atau lebih muda, dan Declan Rice berusia 26 tahun masih akan berada di puncak karier mereka untuk Piala Dunia 2026 jika Inggris lolos.

Catatan keseluruhan Southgate adalah 61 kemenangan dalam 102 pertandingan dengan 24 hasil imbang dan 17 kekalahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.