Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OIKN Diseminasi Hasil Studi Majukan Pendidikan Nusantara dan Daerah Sekitar

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 18:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
OIKN Diseminasi Hasil Studi Majukan Pendidikan Nusantara dan Daerah Sekitar Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. OIKN diseminasi hasil studi analisis pendidikan Kota Nusantara guna rampungkan peta jalan pendidikan di ibu kota negara baru Indonesia yang digelar di SMP Negeri 2 Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (18/7/2024).

Penajam Paser Utara - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan diseminasi(penyebarluasan) hasil studi analisis pendidikan sebagai upaya memajukan sektor pendidikan di wilayah Kota Nusantara dan daerah sekitar guna meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.

"Kami terus perbaiki dan kembangkan sektor pendidikan untuk tingkatkan kualitas pendidikan yang berikan dampak positif bagi masyarakat," kata Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN Alimuddin di Penajam, Kalimantan Timur, Kamis.

Sejumlah peneliti dan pemerhati pendidikan telah melakukan penelitian dan pelatihan, lanjut dia, untuk menyusun peta jalan pendidikan pada delapan satuan pendidikan di wilayah Kota Nusantara dan sekitarnya.

Hasil studi analisis pendidikan yang didapatkan peneliti dan pemerhati pendidikan tersebut, ia mengatakan, disebarluaskan kepada kepala dan pengawas sekolah, tenaga pendidik atau guru maupun tenaga kependidikan.

Peta jalan pendidikan untuk seluruh jenjang pendidikan di wilayah Kota Nusantara sangat penting dengan harapan tidak mempersulit sekolah melakukan inovasi.

Pendidikan di ibu kota negara baru Indonesia berpihak kepada kebutuhan peserta didik atau mengikuti apa yang menjadi kebutuhan murid.

OIKN juga bakal memperbanyak sekolah di bidang vokasi atau kejuruan agar bisa melahirkan sumber daya manusia (SDM) siap kerja.

OIKN menyelaraskan pendidikan yang ada di Kota Nusantara dengan daerah mitra, sehingga melakukan proses pendidikan yang sedikit berbeda dengan yang ada saat ini.

Metode pendidikan di ibu kota negara baru Indonesia harus selaras dengan daerah mitra atau penyangga agar tidak terjadi ketimpangan SDM," tegasnya.

Kami dahulukan warga lokal untuk bersaing dengan melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan di Kota Nusantara, termasuk guru," katanya pula.
???????
Pendidikan vokasi tersebut terkoneksi dengan kebutuhan industri, menyesuaikan kebutuhan pasar seiring sejalan dengan perkembangan ibu kota negara baru Indonesia, demikian Alimuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.