AS Gali Potensi Investasi Mineral Penting di Indonesia
📅 Selasa, 16 Jul 2024, 20:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SMelalui dukungan tersebut, itu berarti AS membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi dari negara itu dan dari perusahaan semikonduktor lainnya. Dukungan tersebut juga memungkinkan pertukaran pelajar di antara kedua negara.
Selain itu, Fernandez mengatakan atas permintaan AS, perwakilan Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), datang ke Indonesia untuk memeriksa dan mengamati ekosistem Indonesia guna membangun peluang pengembangan semikonduktor.
Dalam upaya Indonesia untuk menjadi anggota OECD, Fernandez menegaskan dukungan AS dengan membantu Indonesia menerima permintaan-permintaan dari OECD sehingga Indonesia bisa bergabung.
Sementara itu, pada 3 Juli tahun ini, Indonesia dan AS juga menandatangani kesepakatan pengalihan utang untuk perlindungan alam (debt-for-nature swap) senilai 35 juta dollar AS (sekitar 566,6 miliar rupiah) yang akan digunakan untuk melindungi ekosistem terumbu karang Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Baru-baru ini, Badan Keuangan Pembangunan Internasional AS atau Development Finance Corporation(DFC), juga telah menandatangani perjanjian pinjaman dengan Indonesia untuk proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi.
"Saya kira kita memiliki lebih banyak peluang untuk hubungan ekonomi yang lebih kuat. Tapi, masih banyak juga yang bisa kita lakukan," katanya.
"Jadi, kehadiran saya di sini adalah untuk membahas peluang bagi kami dan perusahaan lain untuk berinvestasi di sumber daya mineral penting Indonesia. Kami akan terus membahasnya lebih lanjut," kata dia lebih lanjut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!