Pemkab Ngawi Tambah Jaringan Air Bersih di Daerah Rawan Kekeringan
Sabtu, 13 Jul 2024, 00:17 WIBMadiun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi, Jawa Timur menambah jaringan air bersih di daerah yang rawan kekeringan saat musim kemarau untuk kebutuhan minum dan memasak warga di daerah tepian hutan kabupaten setempat.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi Pipit Dwi Herlina mengatakan pengelolaan pengembangan sistem penyediaan air minum tersebut dilakukan di Dusun Boan, Desa Sumber Bening dan Dusun Boan, Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi.
"Setiap tahun saat musim kemarau, kedua dusun tersebut selalu mengalami kekeringan, karena sulit sumber air bersih. Hal itu karena dusun tersebutmerupakan daerah minim cekungan air tanah," ujar Pipit di Ngawi , Jumat.
Menurutnya, untuk pengembangan jaringan air bersih di Dusun Boan dilakukan dengan memanfaatkan sistem jaringan air bersih yang sudah ada di Dusun Nampu, Bringin melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS).
Adapun di Dusun Nampu, debit air jaringannya menghasilkan 5 liter air per detik yang idealnya bisa dimanfaatkan hingga 1.200 sambungan rumah, namun kini baru dimanfaatkan oleh sekitar 300 sambungan rumah.
"Sehingga, penambahan jaringan dilakukan dengan memasang pipa yang selanjutnya dimasukkan dalam sistem jaringan pipa air ke masyarakat pengguna," katanya.
Ketersediaan air bersih menjadi kendala di sejumlah desa di Kabupaten Ngawi saat musim kemarau berlangsung. Hal itu karena desa tersebutdi daerah perbukitan yang berkapur, sehingga minim cekungan air tanah.
Selain intervensi bantuan rutin pendistribusian air bersih, penanganan kekeringan di Ngawi juga melalui pembuatan jaringan sistem penyediaan air minum (SPAM) dan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS).
Hanya saja, pelaksanaan program tersebut bertahap dalam menjangkau semua desa sasaran, karena menyesuaikan anggaran yang ada.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KAI Commuter Tambah 30 Kereta Baru untuk Layani 86,8 Juta Pengguna
-
Petugas Haji Matangkan Layanan Akomodasi, Konsumsi, dan Transportasi
-
Jaga Stabilitas Harga: Bapanas Sebut Stok Beras Aman hingga April 2027
-
Rekomendasi Acara Akhir Pekan yang Bisa Dinikmati di Jakarta, Ada Jazz Goes to Campus di TIM!
-
600 Ha Sawah di Nagan Raya Aceh Alami Kekeringan Parah
-
Awas! Hati-hati Penipuan Berkedok Rekrutmen KAI Palsu Lewat Medsos
-
Ancaman Kekeringan Mengintai, DKPP Kota Madiun Desak Petani Lakukan Siasat Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.